KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penanganan stunting di Kota Madiun tetap menjadi prioritas. Kemarin (6/9) wali kota Maidi mengajak anak-anak untuk menangkap, memasak, hingga memakan ikan di kantor dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) setempat.
Menurutnya, dengan mengajak anak-anak gemar makan ikan bisa menekan masalah gizi kronis. ‘’Anak-anak kami ajak untuk semakin gemar makan ikan. Pola-pola seperti ini rutin dilakukan agar anak menjadi tuman (ketagihan) makan ikan,’’ kata Maidi.
Dia menilai mengonsumsi ikan bagi anak-anak dapat membantu perkembangan otak dan sistem saraf. Sebab, ikan memiliki kandungan protein tinggi. Karena itu, dengan banyak makan ikan dapat meningkatkan nutrisi serta kecerdasan anak-anak.
Maidi lantas mendorong gerakan makan ikan perlu digalakkan sebagai upaya mendukung program pemerintah. ‘’Selain mengajak, kami juga sediakan program ikan gratis bagi anak-anak di DKPP. Kami berharap generasi ke depan sehat dan pintar karena sejak dini gemar makan ikan,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun itu.
Lebih lanjut, Maidi meminta DKPP untuk gencar mensosialisasikan pentingnya makan ikan secara masif. Selain itu, dia berharap ada susunan formula yang dituangkan dalam program pemenuhan gizi bagi anak.
‘’Kalau anak-anak kekurangan protein, kecerdasannya akan kurang. Maka dari itu, pola-pola pemenuhan gizi terbaik harus dilakukan,’’ tuturnya.
Apalagi, lanjutnya, saat ini pemkot tengah getol berupaya menekan angka prevalensi stunting. Itu sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3/2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Salah satunya, percepatan penurunan stunting. ‘’Saat ini prevalensi stunting Kota Madiun di angka 9,7 persen,’’ ungkapnya.
Maidi mengaku belum lega dengan capaian prevalensi stunting tersebut. Karena masih ada sekitar 400 anak stunting di Kota Madiun. ‘’Kami menargetkan tahun ini prevalensi stunting bisa kembali turun menjadi 6 atau 7 persen,’’ tegasnya. (ggi/her)
Stunting dalam Angka
- 400 jiwa jumlah anak di Kota Madiun yang mengalami stunting
- 9,7 persen angka prevalensi stunting Kota Madiun
- 6 persen target angka stunting yang dicanangkan Pemkot Madiun pada 2024
- 14 persen target angka stunting yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 2024