KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Posko pemadam kebakaran (damkar) Kota Madiun di Jalan Mayjend Sungkono “diserbu” siswa PAUD Aisyiyah, kemarin (15/9) pagi. Mereka diajari memadamkan kebakaran dan rescue hewan.
Menurut Junita, salah seorang wali kelas PAUD tersebut, kegiatan itu bertujuan agar anak-anak mengenal profesi petugas damkar atau pemadam kebakaran.
Selain itu, agar mereka tidak bosan belajar di kelas. ‘’Tujuannya untuk mengenal profesi. Dan, setelah dewasa nanti anak-anak sudah mengetahui cita-citanya ingin menjadi apa,’’ katanya, kepada Radar Madiun.
Anak-anak tidak hanya dikenalkan tentang detail pekerjaan seorang pemadam kebakaran, tapi juga bahayanya. Terutama api.
Wajah anak-anak itu kian terlihat antusias ketika petugas mengajak mereka mengenakan kostum pemadam kebakaran lengkap dengan topi dan gagang slang.
Selain itu, sebanyak 30 siswa PAUD tersebut juga diberikan penjelasan bahwa pekerjaan yang dilakukan pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api.
Seorang blangwir alias petugas damkar juga dituntut melakukan upaya rescue alias penyelamatan terhadap makhluk hidup termasuk hewan, maupun benda mati.
Bahkan, mereka cukup girang ketika ditunjukkan bagaimana me-rescue ular. Salah satunya Birin. Siswa PAUD itu terus tersenyum sambil mengelus-elus badan ular pelangi tersebut.
‘’Dengan begini, pembelajaran bisa lebih aplikatif,’’ ujar Junita.
Sementara itu, Plt Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Gamal Arfan Afandi mengungkapkan, kegiatan kunjungan tersebut secara tidak langsung membantu pihaknya mengedukasi anak-anak sejak dini tentang pemadaman api.
Dengan demikian, ke depannya anak-anak tersebut dapat memahami betapa berbahaya bermain api.
Mereka juga akan memiliki pengetahuan untuk memadamkan api sekaligus penyelamatan binatang. ‘’Melalui kegiatan tadi memberikan semacam edukasi bagaimana cara ketika terjadi kebakaran, (penanganan) masalah terkait ular dan lain sebagainya,’’ terangnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani