KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Revitalisasi jalur pedestrian Kota Madiun terus berlanjut. Selain menambah estetika, juga mencegah terjadinya banjir.
Setelah sebelumnya mengerjakan revitalisasi pedestrian Jalan dr Soetomo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun melanjutkan revitalisasi ke ruas lain.
Saat ini, revitalisasi menyasar pedestrian di Jalan Kompol Sunaryo. ‘’Trotoar sisi selatan yang direvitalisasi,’’ kata Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, kemarin (18/9).
Saat ini, progres revitalisasi pedestrian tersebut masuk tahap pemasangan box culvert. Adapun item pekerjaan meliputi pembongkaran, perbaikan saluran air dan pembuatan bak kontrol.
Panjangnya sekitar 179 meter dengan lebar 3,3 meter. Sedangkan, ketinggian trotoar mencapai 25–30 sentimeter di atas permukaan aspal jalan.
Thariq mengatakan, konsep pedestrian di Jalan Kompol Sunaryo itu sama persis dengan yang ada di Jalan dr Soetomo. Lantainya berbahan granit.
Pekerjaan diperkirakan selesai November nanti. ‘’Selain penyesuaian kawasan, kondisi trotoar lama tidak layak untuk pejalan kaki atau banyak titik kerusakan,’’ jelasnya.
Proyek revitalisasi pedestrian tersebut juga bakal dilengkapi fasilitas meja, kursi dan payung peneduh seperti halnya di Jalan Pahlawan.
Sedangkan, terkait jumlahnya menyesuaian kebutuhan.
‘’Prinsipnya fungsi-fungsi trotoar sebagai pejalan kaki harus terpenuhi semua dan tentunya itu untuk mendukung pusat perekonomian di Kota Madiun,’’ ujar mantan kabid bina marga tersebut.
Pihaknya menyatakan proyek itu telah melalui sejumlah kajian dari berbagai aspek yang mengacu penataan kota berbasis Wahana Tata Nugraha (WTN).
Yang mana, lebar jalan rata-rata 4-5 meter. ‘’Kondisi trotoar saat ini memang butuh revitalisasi. Kami sesuaikan agar ramah bagi pejalan kaki,’’ terang Thariq. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani