Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Redam Gejolak Harga Bahan Pokok, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Madiun

Mizan Ahsani • Rabu, 20 September 2023 | 20:00 WIB
SPHP: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan operasi pasar murah di Bakorwil I Madiun kemarin (19/9). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
SPHP: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan operasi pasar murah di Bakorwil I Madiun kemarin (19/9). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gejolak harga bahan pokok di Madiun Raya mendapat atensi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Salah satu kiat Khofifah adalah dengan menggelar pasar murah di Bakorwil I Madiun kemarin (19/9). Sesuai nama kegiatannya, harga bahan pokok yang dijual terbilang murah.

‘’Namanya pasar murah, maka harga semua bahan pokok harus di bawah HET (harga eceran tertinggi). Tujuannya untuk membantu masyarakat,’’ kata Khofifah.

Dalam operasi pasar murah tersebut, pemprov secara khusus menggelontorkan 5 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog.

Beras medium dihargai Rp 10.200 per kilogram. Sedangkan, beras premium seharga Rp 12.600 per kilogram.

Kemudian, gula pasir (Rp 13.000 per kilogram), telur ayam ras (Rp23.000 per kilogram), dan minyak goreng (Rp 13.000 per liter).

Dia berharap, dengan adanya pasar murah ini dapat menjaga stabilisasi harga bahan pokok. Terutama komoditas beras lantaran sekarang mengalami kenaikan harga.

‘’Kami lakukan operasi pasar murah di beberapa titik di wilayah Jatim. Ini menjadi titik keempat setelah Bakorwil Malang, Jember, dan Pamekasan,’’ ungkapnya.

Menurut Khofifah, kenaikan harga beras di Jatim dipicu terkereknya harga gabah kering giling (GKG) dan gabah kering panen (GKP) ketika masuk tempat penggilingan.

Sehingga, harga beras di pasaran ikut naik.

Selain itu, kata dia, daerah yang disuplai beras dari Provinsi Jatim juga bertambah. Semula hanya memasok kebutuhan beras di 16 provinsi, kini menjadi 18 provinsi di Indonesia.

‘’Jadi, saat ini kami terus melakukan berbagai ikhtiar untuk bisa menyiapkan kebutuhan warga bangsa. Bukan hanya untuk warga Jatim,’’ beber mantan menteri sosial itu.

Di samping pasar murah, Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat.

Sasarannya adalah keluarga penerima manfaat (KPM), program keluarga harapan (PKH), kelompok lansia, hingga buruh pabrik rokok.

Tak hanya itu, pemprov juga menyalurkan program asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD). Besaran bantuan bervariatif. ‘’Ini merupakan beberapa program yang ingin kami maksimalkan dan tuntas September,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Komoditas yang Dijual Murah

Editor : Mizan Ahsani
#madiun #khofifah #harga bahan pokok