KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kunjungan kerja (kunker) delegasi Republik Kenya untuk belajar KB di Kota Madiun tuntas Jumat (22/9) lalu.
Selama hampir seminggu, sejumlah agenda telah diikuti. Mulai dari peningkatan program KB serta kesehatan reproduksi pasca persalinan.
Wali Kota Maidi merasa bangga dengan kunjungan delegasi dari dua negara tersebut. Karena program yang telah berjalan di Kota Madiun jadi rujukan di Kenya dan Bangladesh.
‘’Kami bangga. Semua ini tidak lepas dari program KB Kota Madiun yang telah berhasil. Mulai pernikahan dini rendah serta pengawasan kesehatan ibu hamil serta janin dalam kandungan yang ketat. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk mengikuti KB pasca-persalinan juga luar biasa,’’ ujar Maidi.
Menurut Maidi, ditunjuknya Kota Madiun untuk menjamu delegasi Kenya-Bangladesh tak lepas dari sederet catatan prestisius atau penghargaan dalam bidang kependudukan.
Di antaranya, juara I Kampung KB kategori pemerintah kota, juara I Petugas KB, juara I Keluarga Lestari 20 Tahun, anugerah Manggala Karya Kencana (MKK) dua tahun berturut-turut.
Selain itu, Maidi juga menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo di bidang Bangga Kencana.
Pun, Muhammad Nur juga menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya serupa sebagai Ketua Tim Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) RSUD Madiun.
‘’Kota Madiun Mendunia. Apa yang dapat diraih hari ini seyogianya dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kami berterima kasih pada OPD (organisasi perangkat daerah) yang sejauh ini dapat bekerja keras, cerdas dan iklhas,’’ ucapnya.
‘’Peran masyarakat juga tak kalah penting. Sehingga, Kota Madiun saat ini juga untuk seluruh masyarakat,’’ pungkasnya. (ggi/her/prog)
Editor : Mizan Ahsani