Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jurus Pemkot Ramaikan PBM: Bikin Food Court, Gelar Bursa Mobil Bekas

Mizan Ahsani • Jumat, 29 September 2023 | 23:00 WIB
SEPI: Pemkot Madiun berencana menyulap area lantai dua PBM menjadi kawasan food court November mendatang. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
SEPI: Pemkot Madiun berencana menyulap area lantai dua PBM menjadi kawasan food court November mendatang. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perputaran ekonomi di Pasar Besar Madiun atau PBM sedang terpukul. Pemicunya, kalah bersaing dengan platform jual-beli online.

Pedagang PBM juga ikut terdampak medsos seperti TikTok yang ikut berjualan, kendati akhirnya dilarang pemerintah.

Bahkan, kerja sama yang sempat dirancang dinas perdagangan (disdag) setempat untuk mengoneksikan sektor konveksi antara pedagang di PBM dengan Pasar Tanah Abang juga kurang berjalan mulus.

Maidi menyadari lesunya perputaran ekonomi pedagang di PBM tersebut. Sebagai bentuk solusi, dia berencana mengalihfungsikan sebagian kawasan di lantai dua pasar itu untuk food court.

"Nanti kami revitalisasi kawasan menjadi food court. Tapi, hanya sebagian. Pedagang konveksi masih ada tempat," katanya kemarin (28/9).

Konsep tersebut dianggap Maidi cukup efektif. Apalagi, konsep serupa yang diterapkan di Pasar Sleko ternyata berhasil.

"Di Pasar Sleko itu kan selalu ramai. Nah, potensi itu kami bawa ke PBM. Kami tawarkan juga kepada pedagang konveksi untuk beralih dagangan atau tidak," ujar mantan Sekda Kota Madiun itu.

Selain food court, dirinya juga bakal memanfaatkan sebagian area di lantai tiga PBM untuk bursa mobil bekas (mobkas).

 

Aktivitas yang sebelumnya dipusatkan di Dumilah Park tersebut bakal dipindah ke PBM.

"Insya Allah kami relokasi. Karena, kawasan Dumilah Park akan dikontrak investor dan saat ini tengah negosiasi harga," ungkap Maidi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi mengakui bahwa saat ini PBM sedang masuk dalam fase tidak baik-baik saja. Terutama para pedagang konveksi yang berada di lantai dua.

"Kami lakukan pengembangan jenis usaha lain yang mampu meramaikan kembali PBM. Upaya-upaya akan kami lakukan," ucapnya.

Saat ini, kata dia, masih ada sekitar 70 kios yang kosong di lantai tersebut. Rencananya, kios-kios itu bakal direvitalisasi menjadi food court dan unit usaha anyar.

"Mungkin bisa untuk wahana bermain anak. Insya Allah segala izin kegiatan di PBM akan dipermudah. Sedangkan untuk food court, Insya Allah sudah bisa dibuka November," katanya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#PBM #pasar besar #Food Court #madiun #tiktok