KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menggelar wisuda ke-XVIII, di ballroom Sun Hotel Madiun, Sabtu (30/9).
Sebanyak 560 mahasiswa dan mahasiswi dinyatakan lulus oleh Direktur PNM Fajar Subkhan di wisuda kali ini.
Rasa haru dan bahagia dirasakan para wisudawan dan orang tua mereka yang hadir di wisuda ini. Momen wisuda kian istimewa berkat kejutan spesial dari delapan wisudawan terbaik PNM.
Kedelapan wisudawan terbaik tersebut mewakili prodi dan telah mengukir prestasi gemilang. ''Kami ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan," tutur Fajar.
560 peserta wisuda kali ini berasal dari berbagai program pendidikan, seperti Sarjana Terapan (D4), Ahli Madya (D3), dan Ahli Muda (D2) yang terbagi dalam tiga jurusan dan delapan prodi.
Fajar mengatakan, jumlah peserta wisuda kali ini menurun dibanding sebelumnya. Pasalnya, ada dua prodi yang bertransformasi dari D3 menjadi D4.
Prodi tersebut antara lain D3 Komputerisasi Akuntansi, yang menjadi D4 Akuntansi Perpajakan. Selain itu, D3 Mesin Otomotif menjadi D4 Teknologi Rekayasa Otomotif.
"Dengan adanya transformasi ini, mahasiswa yang sebelumnya menempuh D3 menjadi D4. Sehingga harus menambah perkuliahan selama satu tahun lagi,'' terangnya.
"Jadi di tahun depan, jumlah wisudawan dipastikan mengalami kenaikan,” imbuh Fajar.
Dalam kesempatan ini, Fajar juga meneguhkan komitmen PNM dalam mencapai visi dan misi.
Yakni, menjadi perguruan tinggi berkualitas, berbasis iptek, inovatif, berdaya saing nasional, dan menghasilkan lulusan profesional dan kompeten di bidangnya.
Salah satu buktinya, ada 23 wisudawan PNM yang mengikuti program internship di Skoda Transportation, salah satu perusahaan transportasi publik di Republik Ceko.
"Sebelumnya ada 11 mahasiswa. Sekarang totalnya menjadi 23 mahasiswa," terangnya.
Adapun program ini merupakan kerja sama PNM dengan Markija Berdaya lewat program bertajuk Markija Internship Program to Europe for Indonesian Vocational Students.
"Program ini sebelumnya dijembatani oleh Wali Kota Madiun Maidi yang beberapa bulan lalu sempat berkunjung ke Eropa,” ujar Fajar.
Dari sisi peminat (berdasarkan sistem penerimaan nasional), sebanyak 4.523 orang mendaftar di PNM.
Ini membuktikan bahwa PNM sangat diminati. Terlebih, ada banyak raihan prestasi bergengsi yang tiada henti diborong PNM.
Sejalan dengan Fajar, Wali Kota Madiun Maidi juga mengaku bangga dengan PNM dan para sivitas akademika di kampus tersebut. Dia berharap kampus PNM bisa mendunia.
Maidi juga berpesan, ratusan wisudawan harus memanfaatkan ilmunya untuk mengabdi di masyarakat.
"Harapan kami, lulusan PNM dapat menjadi agen perubahan. Lulusan PNM pasti kompeten dan berdaya saing tinggi, jadi jangan sampai menjadi korban perubahan," terangnya. (afi/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani