MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun –
‘’Anak harus diberi hadiah yang bisa membawa ke kesuksesan dan bisa membawa kesempurnaan di masa depan. Program di kota, anak-anak dirancang untuk jadi pemain dalam perubahan. Saya harus beri kado itu,’’ katanya, Rabu (11/10).
Renovasi renovasi sekolah bakal dilakukan tahun depan. Hal itu bertujuan memfasilitasi siswa-siswi agar memiliki ruang yang lebih leluasa untuk beraktivitas fisik di luar kelas.
‘’Guntur salah satu SD yang tidak mungkin kekurangan murid. Maka, karena lahan sempit akan kami tingkat ke atas. Yang bukan cagar budaya kita bongkar. Ini supaya anak leluasa untuk olahraga di luar ruang,’’ terang Maidi.
Kepala SDN 01 Kartoharjo Siti Khotifah menyambut baik pendapat wali kota Maidi tersebut. Apalagi, saat ini sekolah yang dipimpinnya memang minim lahan terbuka untuk aktivitas pembelajaran olahraga bagi para siswa.
‘’Tentu senang sekali kalau sekolah benar-benar diperbaiki. Sehingga ada fasilitas siswa bermain dan berolahraga. Karena selama ini lahan terbuka sangat minim,’’ ujarnya.
Sementara itu, Sukriyanto selaku ketua paguyuban orang tua murid SDN 01 Kartoharjo mengapresiasi rencana wali kota Maidi yang ingin merenovasi bangunan sekolah. Dengan begitu, menurutnya, dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan siswa di SDN 01 Kartoharjo.
‘’Mutu pendidikan ini tidak bisa lepas dari infrastruktur yang ada. Alhamdulillah beliau (Maidi) sudah mempunyai program untuk merencanakan pembangunan fasilitas di sekolah ini,’’ katanya.
Dia mengakui bahwa SDN 01 Kartoharjo termasuk sekolah favorit. Karena itu, perlunya paguyuban dan komite sekolah untuk mengawal rencana program yang sempat disampaikan wali kota Maidi tersebut.
‘’Saya lihat beliau (Maidi) mengapresiasi sekali tadi. Apalagi, meminta kami untuk membantu dan mendorong wali murid agar siswa-siswa di sini bisa berprestasi,’’ jelas politisi Partai Golkar tersebut. (her)
Editor : Hengky Ristanto