KARTOHARJO, Jawa Pos Radar Madiun – Pemilihan Kakang Mbakyu 2023 akan ditentukan malam nanti (14/10) di Pahlawan Bussines Center (PBC).
Sebanyak 10 pasangan finalis bakal beradu gagasan tentang pengembangan pariwisata Kota Madiun.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Purwowidagdo mengatakan, pemilihan Kakang Mbakyu tahun ini diikuti sekitar 250 peserta.
Ratusan peserta Pemilihan Kakang Mbakyu itu berasal dari SMA/SMK, perguruan tinggi (PT) dan umum.
"Dari 250 pendaftar itu kemudian kami seleksi baik dari sisi beauty, behavior, dan kepribadiannya. Hingga akhirnya, terpilih 10 pasangan,’’ katanya kemarin (13/10).
Sebelum tampil malam nanti, mereka terlebih dahulu menjalani karantina selama dua hari di Votel Kartika Abadi.
Selama masa karantina itu, para finalis Kakang Mbakyu mendapatkan bekal materi tentang kepariwisataan Kota Madiun.
Mulai dari potensi dan pengembangan pariwisata hingga inner beauty.
"Diharapkan, mereka bisa menjadi agen of change dalam pengembangan pariwisata di Kota Madiun,’’ harap Agus.
Terpisah, Wali Kota Maidi menilai Kakang Mbakyu tidak hanya cantik dan ganteng, tapi juga harus pintar serta inovatif.
Karena itu, setidaknya mereka dituntut bisa menguasai bahasa Inggris, memiliki keterampilan, dan mempunyai pengetahuan tentang antropologi kota.
Sebab, menurut Maidi, ke depannya mereka mesti mempromosikan Kota Madiun.
"Dia paling tidak akan menjelaskan tentang Kota Madiun kepada wisatawan dari luar daerah. Apalagi, besok (hari ini, Red) (wisatawan) delapan negara datang dan sekarang dari Belanda sudah datang,’’ pungkasnya. (mg1/her)
FINALIS DUTA WISATA 2023
Bagaskara Kristiastono
Ghayda Naimaturahmah
Bagas Adi Saputra
Lady Oribel Zeira Munandar
Aqshadany Faschar Widianto
Kharisma Umi Nawwari
Nayoga Manda Saputra
Luvena Chacha Agista
Arrafi Irsalina Majjid
Shelo Mitha Oktaviana
Muhammad Fauzul Abrar Batutah
Cleove Edricka Josse
Al Araaf Bintang Albireo
Galuh Andani Nur Indrawangsa
Rizky Aprilian Bagus Saputra
Nadia Estiyanita Maharani
Christian Manuela Javaz
Senza Reira Erviant
Muhammad Zainnur Abdillah
Karina Harits Darmawan
Editor : Budhi Prasetya