KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Inovasi aplikasi pelayanan perpustakaan ciptaan Erdha Oktaviani mendapatkan apresiasi dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jatim.
Layanan berbasis teknologi yang diterapkan di SDN 01 Nambangan Lor, Kota Madiun, itu menempatkan Erdha sebagai guru dan tenaga kependidikan (GTK) inovatif.
Senyum semringah tersungging di wajah Erdha Oktaviani. Sambil ngobrol, dia menunjukkan penggunaan aplikasi pelayanan pustaka di perpustakaan SDN 01 Nambangan Lor melalui gadget.
Aplikasi itu dilengkapi sejumlah fitur. Di antaranya, fitur pencarian buku. Dengan penggunaan fitur tersebut siswa dapat dengan mudah mengetahui di mana letak buku yang mereka cari.
Selain itu, aplikasi tersebut memuat semua judul buku, pengarang, penerbit, hingga tahun pembelian.
‘’Jadi, semuanya terdigitalisasi,’’ kata Erdha kemarin (3/11).
Dia tak menyangka inovasi ciptaannya itu ternyata diapresiasi BBGP Jatim. Padahal, dirinya hanya sekadar coba-coba membuat aplikasi pelayanan pustaka tersebut.
‘’Saya kirimkan dalam bentuk video dan naskah pelayanan perpustakaan. Ehh, ternyata lolos lima besar,’’ ujar perempuan 32 tahun itu.
Erdha lantas dipanggil ke Malang untuk presentasi. Saat itu, dia merasa gugup. Apalagi, dirinya mendapatkan urutan nomor satu.
‘’Waktu presentasi saya mendapatkan nomor urut pertama. Saya sempat nge-blank waktu presentasi dihadapan dewan juri. Tapi, syukur Alhamdulillah masih bisa mendapatkan juara II,’’ ucap warga Perumahan Bumi Winongo Indah tersebut.
Aplikasi pelayanan pustaka itu digagas Erdha dua tahun lalu.
Saat perpustakaan SDN 01 Nambangan Lor mengikuti re-akreditasi. Bahkan, berkat aplikasi tersebut status akreditasi perpustakaan sekolahnya meningkat.
Selain aplikasi pelayanan pustaka, ada beberapa inovasi lain yang diterapkan di perpustakaan sekolahnya tersebut.
Seperti pojok baca dan lorong baca. Pun, akan dikembangkan pojok baca ruang lingkungan (Pobaruli) musala dan UKS.
‘’Dari sini, saya berharap bisa meningkatkan minta baca anak-anak. Mereka dapat membaca buku di lingkungan yang disukai dengan situasi dan kondisi yang ada,’’ harap Erdha. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani