KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Transmart Madiun resmi akan berhenti beroperasi per pekan depan.
Penutupan resminya disampaikan PT Kelola Tama Properti (PT KTP) selaku pihak pengelola Transmart di Kota Madiun.
Dikatakan bahwa tempat perbelanjaan yang dulu sempat menjadi terminal dan pusat grosir sebelum menjadi Transmart itu akan tutup permanen pada 15 November 2023.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun Sidik Muktiaji mengatakan, Transmart tutup seiring habisnya masa kontrak kerja sama PT KTP dengan pemkot.
Adapun kerja sama antara kedua pihak resmi berakhir pada 17 Januari 2024.
Sebelumnya, kerja sama dengan sistem build operate transfer (BOT) sudah terjalin sejak 18 Maret 2008 atau selama 15 tahun 10 bulan.
‘’Belum ada investor yang masuk,’’ katanya, Sabtu (4/11).
Saat ini, pihaknya masih fokus pada persiapan untuk membuat kajian termasuk menyelesaikan proses appraisal.
Setelah semuanya selesai, aset tersebut bakal dilelang menggunakan sistem beauty contest.
Selanjutnya, pemenang lelang akan ditentukan berdasarkan besaran nilai investasi, kontribusi aktif yang tinggi, profit sharing terhadap pemkot, pengerjaan renovasi jangka pendek serta serapan tenaga kerja lokal.
‘’Pembukaan tender dilakukan pada Desember. Ada yang berminat dijadikan hotel. Ada juga yang minat dijadikan grosir atau plaza,’’ ungkap Sidik.
Kendati proses lelang berjalan akhir tahun ini, kata dia, penandatanganan kontrak kerja sama baru bisa dilakukan setelah 17 Januari 2024.
Tapi, sebelum melangkah ke tahap tersebut pihaknya berusaha untuk menyelesaikan proses appraisal guna mengetahui besaran nilai aset berupa bangunan dan bidang tanah di lokasi bekas Transmart Madiun itu.
‘’Nanti akan kami klaster (untuk calon investor),’’ ujar mantan kabid akuntansi dan aset tersebut.
Sebelum menjadi pusat perbelanjaan seperti saat ini, dulunya bangunan Transmart Madiun itu merupakan bekas terminal dan sempat menjadi pasar grosir yang dikelola UD Bina Delta.
Hanya saja, operasional pasar grosir tersebut tidak bertahan lama.
‘’Dengan letaknya yang strategis letak Tranmasrt itu harga jual per meter perseginya sekitar Rp 4 juta dengan total luas (tanah) 17 ribu meter persegi. Sehingga, diperkirakan nilai aset pemkot itu mencapai Rp 90 miliar,’’ beber Sidik. (mg1/her)
Sejarah Transmart Madiun
- Terminal Madiun (Tahun 2006 direlokasi ke Tawangrejo)
- Pusat grosir (Tahun 2007 berhenti beroperasi karena pengelola wanprestasi)
- Transmart Madiun (18 Maret 2008–17 Januari 2024)