KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun dirombak wali kota Maidi, Selasa (14/11).
Para pejabat di lingkungan Pemkot Madiun yang kena reshuffle alias mutasi di antaranya Sulistya Pambudi atau Uut, Hesti Setyorini dan Dwi Setyo Nugroho alias Inug.
Uut yang sebelumnya menjabat kepala bidang (kabid) cipta karya menggantikan Inug sebagai kabid tata kota.
Sedangkan, Inug dilantik menjadi kabid pengelolaan sumber daya air (PSDA) yang kosong setelah ditinggal Suyanto pindah ke badan pendapatan daerah (bapenda).
Kemudian, posisi kabid cipta karya ditempati Hesti yang sebelum menjabat sebagai kasi bangunan.
Selain tiga orang tersebut, ada 20 pejabat administrator, pengawas dan fungsional yang dimutasi Maidi kemarin.
‘’Kursi yang kosong segera diisi. Jangan sampai program yang dijalankan tahun depan mengalami kesulitan,’’ ujar Maidi.
Dia mengungkapkan, para pejabat itu sengaja disiapkan untuk menyongsong program pembangunan tahun anggaran 2024.
Dia ingin pemkot tancap gas merealisasikan pembangunan strategis yang telah diprogramkam sejak tahun ini.
‘’Prinsipnya birokrasi harus baik agar kinerja pemerintah dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan warga kota kita,’’ kata mantan Sekda Kota Madiun itu.
Maidi memastikan mutasi ini tidak ada kaitannya dengan akhir masa jabatannya (AMJ) yang bakal habis bulan depan.
Tapi, lebih kepada penyesuaian kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menuntaskan program yang sudah direncanakan. ‘’Semua berdasarkan kinerja,’’ tegasnya.
Karena itu, Maidi tak menutup kemungkinan bakal ada mutasi kembali dalam waktu dekat.
Sebab, pada pertengahan dan akhir bulan ini terdapat pejabat yang masuk masa purna tugas atau pensiun.
Sehingga, perlu dilakukan pengisian jabatan. ‘’Masih ada kemungkinan mutasi besar-besaran. Kursi-kursi kosong harus segera diisi,’’ katanya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani