MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Malang nian nasib Putri Manina dan tiga anaknya. Betapa tidak, atap unit kamarnya di rumah susun (rusun) II jebol.
Buntut sapuan angin saat hujan deras Minggu sore (3/12) lalu. ‘’Anak-anak nangis saat atap terangkat, air hujan masuk ke kamar,'' kata Putri.
Putri menyampaikan, hujan deras terjadi pukul 15.00. Tak berselang lama, hujan dibarengi angin kencang. Atap hunian terangkat lepas dan jatuh di halaman rusun II.
Penghuni kamar 315 itu bersama tiga anaknya pindah unit kamar sesuai arahan petugas.
Ya, ada beberapa unit kamar yang sengaja dikosongkan untuk kondisi darurat. ''Yang rusak kamar saya dan nomor 316,’’ sebutnya.
Kerusakan parah terjadi di unit kamar 316. Atap jebol, plafon ambrol. ‘’Yang ambrol (plafon, Red) di kamar 316 itu bagian dapur,’’ ujar Putri.
Sementara itu, sub-koordinator perumahan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Concon Kencono mengamini peristiwa itu.
Pihaknya mencatat dua kamar terdampak. ‘’Atap baja ringan terangkat dan jatuh,’’ kata Concon.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Kerusakan ditangani sehari pasca kejadian. Baik pembersihan maupun perbaikan. Disperkim berharap penghuni mewaspadai peristiwa serupa.
‘’Kami hanya bisa antisipasi dengan unit kamar darurat. Dari total tiga lantai, ada satu kamar tiap lantai,'' pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani