Jawa Pos Radar Madiun – Dengan tangan kreatifnya, Sukesiana berhasil menyulap tumpukan koran bekas menjadi kerajinan bernilai jual.
Berkat keuletannya itu, dia mampu membuka pintu rezeki baru untuk keluarganya. Karyanya bahkan sempat diseleksi masuk kurasi produk-produk kreatif di Belanda.
Kreativitas Sukesiana terasah pada 2015 lalu. Kala itu dia dikirim mengikuti pelatihan di Badan Pemberdayaan Masyarakat Keluarga Berencana (BPMKB), yang kini telah melebur dengan dinas kesehatan (dinkes).
Sukesiana dilatih mengolah berbagai barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai jual. Usai pelatihan, dia melihat banyak tumpukan koran bekas di bank sampah kelurahannya.
Lambat laun, aktivitas membuat kerajinan dari koran bekas menjadi keseharian Sukesiana.
Warga Kelurahan Sogaten itu kini mampu menghasilkan puluhan produk setiap bulan. Agar tidak monoton, dia juga mewarnai berbagai produknya.
Berkat kreativitasnya, Sukesiana mampu meraup omzet jutaan rupiah per bulan. Harga jual kerajinan koran bekasnya bervariasi.
Mulai Rp 10 ribu hingga Rp 300 ribu. Tergantung jenis, ukuran, dan tingkat kerumitan.
"Saat ini, penjualannya sudah sampai ke beberapa daerah seperti Surabaya, Jombang, Jogjakarta dan masih banyak lagi,’’ terangnya. (bri/her)
Editor : Budhi Prasetya