KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hasil pelaksanaan program padat karya berupa pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kecamatan Kartoharjo dievaluasi Wali Kota Madiun Maidi kemarin (11/12).
Dia menilai semua pekerjaan terkait program padat karya itu harus berjalan sesuai dengan perencanaan.
"Hasil evaluasi progres pelaksanaan pembangunan fisik lancar dan bagus semua. Artinya, sesuai rencana,’’ kata Maidi.
Berdasarkan laporan pekerjaan yang telah diterima Maidi diketahui bahwa progres program lampunisasi di Kartoharjo selesai tepat waktu.
Bahkan, lebih cepat dari target yang direncanakan jika dibandingkan dengan dua kecamatan lainnya.
"Ada sebagian (kecamatan lain, Red) yang pengerjaannya tergesa-gesa dan perlu perbaikan. Di Kecamatan Kartoharjo, semua sesuai rencana,’’ ujarnya.
Menurutnya, semua itu berkat peran kelompok masyarakat (pokmas) setempat. Pun, terjalinnya komunikasi yang bagus dengan masyarakat.
"Pokmas diuji coba dengan waktu singkat di program PAK (perubahan anggaran keuangan) mampu menghasilkan pekerjaan yang baik. Jika, program APBD murni tentu akan jauh lebih baik,’’ ungkapnya.
Dalam program ini, pemkot memang sengaja melibatkan pokmas. Alasannya, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
Selain memanfaatkan jasa, material PJU diprioritaskan hasil produksi dari warga.
"Sebisa mungkin anggaran jangan di bawa keluar lewat lelang. Pokmas dilibatkan untuk pertumbuhan sektor ekonomi lokal. Selain manfaat sarana dan prasarana, masyarakat juga menikmati hasil pekerjaan mereka,’’ terang Maidi.
Sementara itu, Camat Kartoharjo Sumarno menyebutkan, ada sekitar 968 PJU yang terpasang dan tersebar di seluruh kelurahan.
Mulai Kelurahan Oro-Oro Ombo, Sukosari, Klegen, Rejomulyo, Pilangbango, Tawangrejo, Kanigoro, Kartoharjo, dan Kelun. Hingga kini, progres rata-rata pemasangan di setiap kelurahan telah rampung seluruhnya.
"Semua sudah 100 persen selesai,’’ katanya.
Sumarno menjelaskan, program lampunisasi merupakan usulan warga yang disampaikan saat musrenbang (musyawarah rencana pembangunan).
Untuk akselerasi progres, pemkot melibatkan pokmas di setiap kelurahan yang mengerjakan di lingkungan masing-masing.
"Penentuan titik pemasangan juga berdasarkan usulan masyarakat. Namun, prioritas di wilayah yang masih minim penerangan,’’ ujarnya.
Menurutnya, program lampunisasi disambut antusias masyarakat setempat. Selain suasana malam semakin terang, konsep lampu klasik dapat menambah keindahan kawasan lingkungan setempat.
"Masyarakat sangat senang. Masyarakat juga berharap program ini berlanjut di 2024 mendatang,’’ pungkasnya. (ggi/her/*)
LAMPUNISASI DI KECAMATAN KARTOHARJO
Kelurahan Oro-Oro Ombo: 151 titik
Kelurahan Sukosari: 63 titik
Kelurahan Klegen: 98 titik
Kelurahan Rejomulyo: 141 titik
Kelurahan Pilangbango: 73 titik
Kelurahan Tawangrejo: 138 titik
Kelurahan Kanigoro: 138 titik
Kelurahan Kartoharjo: 69 titik
Kelurahan Kelun: 97 titik
Total: 968 titik
Editor : Mizan Ahsani