Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Lakukan Monitoring Pasar Tradisional 

Budhi Prasetya • Kamis, 14 Desember 2023 | 21:30 WIB
CEK RICEK: Pihak dinas perdagangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang momen Nataru kemarin (13/12). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
CEK RICEK: Pihak dinas perdagangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang momen Nataru kemarin (13/12). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Ketersediaan berikut harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun dipantau pihak dinas perdagangan kemarin (13/12).

Monitoring menyasar pedagang bahan pokok di sejumlah pasar tradisional, diantaranya Pasar Besar Madiun, Pasar Srijaya dan Pasar Sleko.

"Monitoring rencananya akan digelar dua kali. Pertama, di pasar tradisional. Kemudian, hari kedua di toko modern dan pusat perbelanjaan," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi.

Pihaknya berharap dari hasil sidak ini bisa mengetahui harga dan ketersediaan bahan pokok. Apalagi, menjelang pergantian tahun biasanya harga sembako mesti naik.

"Untuk pengendalian harga, kami melakukan pengecekan sekaligus menggunakan program warung tekan inflasi (Wartek) serta operasi pasar," jelas mantan kepala dinas perhubungan itu.

Lantas bagaimana dengan hasil monitoring kemarin? Ansar mengaku bahwa harga komoditas seperti beras, gula dan cabai rawit termasuk fluktuatif.

Sementara, harga minyak goreng masih stabil. Begitu juga dengan suplainya masih normal.

Namun demikian, pihaknya berharap dari operasi pasar yang digelar selama seminggu ini bisa menekan harga bahan pokok terutama yang berpotensi memicu terjadinya inflasi.

"Pemantauan akan dilakukan hampir setiap hari," ujarnya.

Guna mengantisipasi lonjakan harga di pasaran, Ansar mengaku bakal menyetok beberapa bahan pokok.

Seperti beras, gula, cabai rawit, minyak goreng dan telur ayam ras. Serta menjalankan operasi pasar hingga 29 Desember.

"Senin sampai Jumat Insya Allah tidak ada kelangkaan komoditas yang bersifat bahan pokok penting," katanya.

Meski begitu, Ansar mengimbau kepada warga Kota Madiun untuk membeli bahan pokok sesuai kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Masyarakat tidak perlu berbelanja secara berlebihan. Karena pemkot senantiasa melakukan pengendalian harga seperti operasi pasar dan Wartek di enam titik," pungkasnya. (mg1/her)

 

Editor : Budhi Prasetya
#pasar tradisional #tahun baru #harga minyak goreng #bahan pokok #madiun