KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kalangan disabilitas Kota Madiun berpeluan mengukir prestasi bidang olahraga.
Seiring pemberangkatan atlet paralimpik ke Surabaya Jumat (15/12) lalu untuk mengikuti multi event.
Sebuah kejuaraan olahraga gelaran National Paralympic Committee (NPC) Jawa Timur.
Pemkot memberangkatkan sembilan atlet paralimpik plus empat official dari berbagai cabang olahraga (cabor).
Mulai atletik sampai bulutangkis. Maidi menekankan bahwa kontingen tidak perlu memikirkan menang atau kalah. Memberikan yang terbaik dalam perlombaan menjadi paling penting.
‘’Mereka atlet-atlet luar biasa, harus kita dukung penuh,’’ kata Maidi.
Maidi meminta para atlet paralimpik bertanding lepas tanpa beban. Harus menjaga kekompakan dan kesehatan selama berkompetisi.
‘’Insya Allah mendapat hasil yang baik,’’ ujarnya.
Mereka yang 'istimewa' itu juga berhak juara bidang olahraga. Maidi mengungkapkan, akan ada reward bagi atlet yang menorehkan prestasi.
Itu sebagai wujud apresiasi pemkot terhadap semangat dan perjuangan yang mengharumkan nama Kota Madiun. ‘’Jadikan ini sebagai suntikan motivasi,’’ pesan Maidi pada para atlet.
Menurut Maidi, perjuangan atlet patut diapresiasi. Termasuk atlet non-paralimpik. Seperti dalam ajang porprov beberapa waktu lalu.
Peraih medali emas mendapatkan Rp 40 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta. ‘’Bagi atlet paralimpik, akan kami siapkan,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani