KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Minat warga Kota Madiun menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 rendah.
Dari total kebutuhan 4.088 petugas, ternyata baru 2.367 orang yang mendaftar sampai dengan Senin (18/12) lalu.
Tersisa kurang dari sehari bagi KPU Kota Madiun untuk mencukupi kebutuhan KPPS.
Ketua KPU Kota Madiun Wisnu Wardhana mengungkapkan, kebutuhan KPPS itu belum terpenuhi di tiga kecamatan.
Misalnya Kecamatan Taman. Kuota kebutuhan KPPS mencapai 1.708 petugas.
Tapi, yang mendaftar baru 958 orang (selengkapnya lihat grafis). ‘’Kami berharap masyarakat antusias untuk menjadi petugas KPPS,’’ katanya kemarin (19/12).
Dia menduga banyaknya syarat yang mesti dipenuhi oleh warga untuk menjadi KPPS adalah penyebabnya.
Di antaranya, pendaftar wajib menyertakan surat keterangan (suket) sehat jasmani dan rohani.
Mulai dari suket sehat, suket pemeriksaan kolesterol, dan suket pemeriksaan gula darah.
Selain itu, ketentuan juga memberlakukan syarat batasan usia minimal 17 dan maksimal 55 tahun.
Sejumlah syarat tersebut, lanjut dia, merupakan ketentuan baru. Berbeda ketimbang rekrutmen KPPS pada coblosan sebelumnya.
Baca Juga: Resmi Jabat Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo Komitmen Berangus Balap Liar dan Knalpot Brong
‘’Saat ini masih kami dorong supaya kebutuhan terpenuhi,’’ ujar Wisnu.
Lebih lanjut, Wisnu mengungkapkan, tugas anggota KPPS kelak bakal lebih ringan ketimbang saat Pemilu 2019 lalu.
Nanti, petugas bakal dibekali peranti untuk mempermudah proses penghitungan serta penulisan salinan hasil penghitungan.
Tak hanya itu, honorarium petugas KPPS juga naik. Bagi ketua KPPS menerima take home pay sebesar Rp 1,2 juta per orang. Sedangkan untuk anggota Rp 1,1 juta per orang.
‘’Untuk Pemilu 2024 ada kenaikan honorarium bagi KPPS. Nyaris dua kali lipat dibandingkan pemilu sebelumnya,’’ jelasnya. (ggi/her)
Taman
- Kebutuhan: 1.708 orang
- Pendaftar: 958 orang
- Persentase: 56,08 persen
Manguharjo
- Kebutuhan: 1.239 orang
- Pendaftar: 583 orang
- Persentase: 47,05 persen
Kartoharjo
- Kebutuhan: 1.141 orang
- Pendaftar: 826 orang
- Persentase: 72,39 persen
Editor : Mizan Ahsani