Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kota Madiun Punya Sentra Kuliner Baru, Kini Sudah Ada Ratusan PKL di Rimba Darma

Mizan Ahsani • Selasa, 26 Desember 2023 | 22:30 WIB
JUALAN: Seratusan PKL mulai menempati sentra kuliner yang berada di Jalan Rimba Darma. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
JUALAN: Seratusan PKL mulai menempati sentra kuliner yang berada di Jalan Rimba Darma. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Alternatif tujuan kulineran di Kota Madiun makin variatif.

Ini menyusul rampungnya proses relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Jalan Dr Soetomo ke Jalan Rimba Darma pada Sabtu (23/12) lalu.

‘’Kami terima kasih kepada pedagang-pedagang yang sudah manut (patuh, Red) relokasi. Dengan begitu, akan kami sempurnakan fasilitas bagi mereka,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Senin (25/12).

Dia tak menampik penataan sentra kuliner di Jalan Rimba Darma belum sempurna.

Rencananya, pemkot bakal menambah sejumlah fasilitas penunjang atau pelengkap di area tersebut tahun depan.

‘’Pokoknya kami sempurnakan. Mulai penambahan pemasangan PJU (penerangan jalan umum) dan lainnya,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun itu.

Menurutnya, penempatan PKL di Jalan Rimba Darma bukan hanya menjadi bagian dari penataan wisata kuliner.

Melainkan sebagai solusi mengatasi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Dr Soetomo, Jalan Diponegoro dan Jalan Sombo.

‘’Ini juga untuk mengurai trouble (masalah kepadatan arus lalin, Red). Jalan Diponegoro dan Jalan Dr Soetomo, misalnya. Kalau ramai pasti macet,’’ ungkap Maidi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi mengatakan ada sebanyak 121 PKL yang menempati sentra kuliner di Jalan Rimba Darma.

‘’Sudah beroperasi sejak Sabtu (23/12) lalu. Jumlah PKL yang pindah sesuai dengan kuota yang kami sediakan. Artinya, sudah penuh,’’ katanya.

Selain merelokasi, penataan tempat bagi PKL di Jalan Rimba Darma juga dilakukan.

Masing-masing PKL, hanya diperbolehkan menggunakan area dengan luas maksimal sekitar 7,2 meter persegi (2,4x3 meter).

‘’Karena sudah penuh, beberapa PKL yang mendaftar harus kami pending (tunda, Red) dulu,’’ ujar mantan kepala dinas perhubungan itu.

Kendati sentra kuliner telah dibuka, Ansar mengaku sepuluh lapak kontainer yang ada di jalan tersebut belum beroperasi.

Saat ini, pihaknya masih mempersiapkan calon pelaku usaha yang akan menempati tempat itu.

‘’Prinsipnya satu area tidak sama jualannya. Kalau untuk calon pengisi sudah ada,’’ terangnya.

Lebih lanjut, Ansar mengungkapkan bahwa PKL yang berada di Jalan Dr Soetomo belum semuanya pindah kendati sudah diingatkan.

Tercatat hanya ada 60 PKL yang bersedia direlokasi ke Rimba Darma.

‘’Masih ada beberapa yang belum bersedia pindah. Akan kami arahkan (opsi relokasi, Red) lagi,’’ ungkapnya.

Menurutnya, Jalan Dr Soetomo mesti steril dari PKL. Karena jalan tersebut merupakan akses utama menuju RSUD dr Soedono.

‘’Sesuai kajian lalin, sterilisasi harus dilakukan. Januari (2024) nanti mulai ada penindakan atau penertiban bagi PKL yang masih berada di Jalan dr Soetomo,’’ kata Ansar. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#rimba darma #umkm #kota madiun #kuliner #pkl