Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dua Tahun Beroperasi, Rumah ADM Kota Madiun Cetak 7 Ribu Dokumen Kependudukan, Maidi: Bukti Komitmen Pemkot Permudah Layanan Adminduk Masyarakat

Mizan Ahsani • Jumat, 29 Desember 2023 | 22:00 WIB
PELAYANAN PUBLIK: Wali Kota Madiun Maidi saat meresmikan rumah ADM di kantor Kecamatan Manguharjo, Rabu lalu (27/12). (WS HENDRO DISKOMINFO KOTA MADIUN)
PELAYANAN PUBLIK: Wali Kota Madiun Maidi saat meresmikan rumah ADM di kantor Kecamatan Manguharjo, Rabu lalu (27/12). (WS HENDRO DISKOMINFO KOTA MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Warga Kota Madiun makin mudah mengakses layanan administrasi kependudukan atau adminduk.

Selain sudah ada di Jalan Perintis Kemerdekaan, mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM) juga tersedia di seluruh kantor kecamatan saat ini.

Sebelum ada mesin ADM, biasanya warga Manguharjo mengurus dan mencetak dokumen adminduk mesti harus pergi ke kantor dispendukcapil setempat.

Nah, proses tersebut coba dipangkas. Salah satunya dengan menghadirkan mesin ADM baru di kantor Kecamatan Manguharjo.

Itu merupakan tempat layanan bagi masyarakat untuk mencetak berbagai dokumen kependudukan. Mulai dari akta lahir, kartu keluarga, hingga kartu identitas anak (KIA).

‘’Sebelumnya sudah ada (rumah ADM, Red) di Jalan Perintis Kemerdekaan. Hari ini (kemarin, Red), kami dekatkan pelayanan di setiap kecamatan,’’ kata wali kota Maidi, Rabu lalu (27/12).

Selain di kantor Kecamatan Manguharjo, pemkot juga menambah tempat layanan serupa di kantor Kecamatan Taman dan Kartoharjo.

‘’Kami terus berkomitmen mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Jangan hanya dilayani ketika ada keluhan dari masyarakat,’’ ujar mantan Sekda Kota Madiun itu.

Maidi mengungkapkan, peningkatan pelayanan publik menjadi tuntutan dan harapan masyarakat.

‘’Mereka yang jauh tidak perlu ke kantor dispendukcapil. Tidak perlui antre panjang hanya untuk cetak dokumen,’’ ungkapnya.

Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono menyebutkan total ada lima mesin ADM yang tersebar di empat titik.

Dua di antaranya ada di Jalan Perintis Kemerdekaan, sedangkan sisanya di masing-masing kantor kecamatan.

‘’Seluruh dokumen kependudukan bisa dicetak. Kecuali KTP. Sementara KTP belum bisa karena belum ada petunjuk teknis Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),’’ ungkapnya.

Berdasarkan evaluasi, Agus mengklaim antusias masyarakat menggunakan pelayanan rumah ADM di Kota Madiun cukup baik.

Sejak dirintis dua tahun lalu, ada sekitar 7.000 pencetakan dokumen kependudukan di rumah ADM di Jalan Perintis Kemerdekaan.

‘’Artinya antusiasme masyarakat tinggi,’’ sebutnya.

Dengan penambahan tiga rumah beserta mesin baru, pihaknya memperkirakan catatan penggunaan layanan rumah ADM semakin meningkat.

Sebab, jangkauan mesin sudah merata di kecamatan wilayah Kota Madiun.

‘’Rata-rata masyarakat mencetak KK. Tidak hanya kalangan milenial yang sering memanfaatkan layanan ini, melainkan seluruh kalangan,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#Maidi #pelayanan #dispendukcapil #kota madiun #adminduk