KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Plafon food court Pasar Sleko tak berumbur panjang. Baru selesai dibangun dua tahun lalu, langit-langit pujasera itu ambrol pada Minggu (31/12) lalu.
Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.
‘’Benar (ambrol, Red). Saat ini sudah tengah dilakukan perbaikan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, Rabu (3/1).
Pasca dilaporkan ambrol, timnya langsung meluncur ke Pasar Sleko untuk mengecek kondisi. Saat itu juga pembersihan puing-puing plafon yang ambrol langsung dilakukan.
Thariq menduga, ada kemungkinan atap food court tersingkap angin kencang hingga air hujan masuk dan membasahi bagian dalam plafon.
Itu dilihat pada kondisi plafon yang ambrol tampak basah. Selain itu, sebagian tiang penyangga terdapat bekas air.
‘’Diperbaiki pihak rekanan pelaksana. Estimasi perbaikan selesai besok (hari ini, Red) atau Jumat nanti,’’ ujarnya.
Thariq mengatakan, masa pemeliharaan food court yang dibangun 2021 silam itu sudah habis.
Namun, pihak rekanan pelaksana bersedia untuk memperbaiki kerusakan tersebut. ‘’Pembangunannya sudah dua tahun lalu, tapi rekanan bersedia bertanggung jawab,’’ ungkapnya.
Diketahui, food court Pasar Sleko dibangun pada 2021 lalu. Pemkot menggelontorkan Rp 1,4 miliar untuk proyek itu.
Berdasarkan catatan dinas perdagangan, food court mampu menampung 34 pedagang kuliner. Di area tersebut diperkirakan perputaran ekonomi mencapai Rp 1,3 miliar per bulannya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani