KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Konsep kampung tematik dikembangkan Pemkot Madiun di sejumlah kelurahan.
Total ada 12 kampung yang telah dibangun hingga tahun lalu. Dan, rencananya akan ditambah lagi jumlahnya pada tahun ini.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir menyebutkan kampung tematik tersebut dibangun di 12 kelurahan.
Di antaranya, Kampung Pesona di Kelurahan Madiun Lor dan Kampung Pancasoka di Kelurahan Nambangan Lor (selengkapnya lihat grafis).
‘’Tahun lalu hanya dua kampung tematik. Sepuluh lainnya dibangun antara 2020–2022 secara bertahap,’’ ungkapnya kemarin (4/1).
Pihaknya menargetkan 27 kelurahan di Kota Madiun masing-masing mempunyai kampung tematik sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Meski begitu, pembangunan kampung tematik tahun ini belum dapat dipastikan.
Sebab, belum masuk dalam proses perencanaan. ‘’Pembangunannya menyesuaikan. Kami menunggu usulan dari kelurahan,’’ ujar mantan Lurah Nambangan Lor itu.
Jemakir mengatakan, kampung tematik dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas).
Kebijakan tersebut untuk mendorong partisipasi masyarakat membantu pembangunan Kota Madiun.
‘’Pokmas yang memahami konsep kampung tematik sesuai karakteristik wilayah mereka. Termasuk mereka juga memiliki tanggung jawab menjaga dan merawat kampung tematiknya,’’ terangnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan pembangunan kampung tematik bertujuan untuk meningkatkan kualitas visual kawasan dan penataan lingkungan.
Di samping itu juga untuk mengurangi kawasan kumuh. ‘’Selain keindahan, juga untuk menyelamatkan aset pemkot,’’ jelas Jemakir. (ggi/her)
DI MANA SAJA KAMPUNG TEMATIK?
- Kampung Pesona Madiun Lor
- Sport Center Bahtera Kencana Winongo
- Kampung Tematik Pesona Jati Rejomulyo
- Kampung Tematik Bumi Semendung Kelurahan Klegen
- Kampung Tematik Pancasoka Nambangan Lor
- Dewi Rengganis Manisrejo
- Pelataran M’biting Josenan
- Watu Linggo Manguharjo
- Kampung Tematik Kelun
- Kampung Tematik Patihan
- Kampung Mini Peceland Kanigoro
- Kampung Seni Reksogati Sogaten
Sumber: Disperkim Kota Madiun
Editor : Mizan Ahsani