Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Belajar Bordir Lukis dari Youtube, Kreasi Emak-Emak Madiun Ini Dipesan istri Wapres Ma'ruf Amin

Mizan Ahsani • Minggu, 7 Januari 2024 | 03:00 WIB
KREATIF: Heny Moerdaningsih menunjukkan salah satu tas borkis buatannya yang bermotif pemandangan. (ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN)
KREATIF: Heny Moerdaningsih menunjukkan salah satu tas borkis buatannya yang bermotif pemandangan. (ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah hasil hebat berawal dari niat yang kuat. Itu dibuktikan Heny Moerdaningsih melalui bordir lukis atau disebutnya borkis.

Dia memulai jenis kerajian tersebut kendati nihil skil. Sekarang, buah kreativitasnya dikenal banyak orang. Pundi-pundi rupiah turut mengalir ke dalam kantong.

Saat ditemui, Heny tampak sedang menghadap sebidang kain. Tangan kanannya memegang kuas. Tak jauh dari tempatnya duduk, terdapat cat lukis beraneka warna.

Goresan demi goresan kuas didaratkan untuk menyempurnakan gambar. ''Silakan duduk, maaf berantakan,'' kata Heny Moerdaningsih menyambut kedatangan Jawa Pos Radar Madiun.

Di sudut lain ruangan, tergantung sejumlah tas beragam motif. Mulai pemandangan, berbagai jenis bunga, sampai tokoh kartun. Ada juga baju, mukena, dan jilbab.

Setelah diamati lebih jeli, motif-motif itu bukan seutuhnya lukisan. Beberapa unsurnya merupakan hasil bordiran.

''Semua ini saya buat dengan cara borkis, menggabungkan bordir dan seni lukis,'' terang Heny.

Buah kreativitas Heny diminati orang-orang penting. Iriana Jokowi pernah membeli baju tunik bermotif bunga tulip buatannya pada 2017.

Pada 2022, istri Wapres Makruf Amin kepincut outer dan jilbab. Pun, sejumlah menteri dan pejabat pemerintah pusat.

''Dibeli di Jakarta itu, saya beberapa kali ikut pameran UMKM (usaha mikro kecil menengah),'' ujarnya.

Heny mulai menekuni borkis sejak 2015. Itu setelah suaminya meninggal. Dia yang sebelumnya seorang pegawai bank swasta, banting setir menggeluti UMKM.

Heny modal nekat. Sebab, dia kala itu sama sekali tak memiliki skil borkis. ''Belajar dari YouTube, terus praktik otodidak,'' ucapnya.

Niat Heny waktu itu kadung bulat. Dia tak ambil pusing saat ada kekeliruan. Tangannya terus saja menarikan kuas.

Pun, memadukan dengan bordir. ''Pokoknya corat-coret, kalau takut salah yo ndak pintar-pintar,'' ungkapnya.

Pangsa pasar karya Heny saat ini semakin luas. Tahun lalu, dia mendapat orderan 200 buah totebag borkis dari Pemprov Jatim. Produknya juga sudah menyeberang ke berbagai negara.

''Saya pernah mendapat pesanan dari Uzbekistan, Jerman, dan Taiwan,'' sebut warga Jalan Dwi Jawa III, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, itu.

Perpaduan bordir dan seni lukis menjadi faktor moncernya karya Heny. Namun, masih ada poin plus lain.

Dia menerapkan prinsip limited edition. Alhasil, rezeki janda 53 tahun ini kian lancar. Produk dibanderol mulai puluhan ribu sampai jutaan rupiah.

Tergantung jenis dan tingkat kerumitan borkis. ''Motif tergantung pesanan juga, sempat ada yang minta gambar pemain musik,'' tuturnya. mg1/den)

Editor : Mizan Ahsani
#YouTube #bordir #lukis #borkis #ma'ruf amin #madiun #wapres