KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pamor Gus Iqdam sebagai pendakwah memang tak perlu diragukan lagi.
Gus Iqdam sedianya mengisi pengajian di Lapangan Rejomulyo, Kota Madiun, pada Selasa (9/1), pukul 19.30 malam nanti.
Namun sejak pagi, jemaah ST Nyell (Sabilu Taubah) sudah datang ke lokasi dan menggelar alas untuk pengajian nanti malam bersama Gus Iqdam.
Mereka bahkan memberi penanda pada alas tikar atau banner yang digunakan. Semua itu dilakukan demi ngaji bersama pendakwah bernama lengkap Agus Muhammad Iqdam Kholid itu.
Endang Rohaniati, 56, salah satunya. Warga Manisrejo, Kota Madiun, itu datang pagi-pagi untuk menggelar tikar. "Niatnya biar dapat tempat di depan," sebutnya.
Sayangnya, dia harus memindahkan tikar lantaran tempat yang dipilih khusus untuk warga Kecamatan Kartoharjo. "Karena saya dari Kecamatan Taman, pindah di luar garis kuning," ujarnya.
Endang mengaku kerap mengikuti pengajian Gus Iqdam. Baik dengan datang secara langsung maupun melalui siaran di Youtube.
"Sering mengikuti. Pernah ke markas beliau di Blitar juga," kata Endang.
Dia mengaku kagum dengan Gus Iqdam lantaran ilmu yang diajarkan luar biasa.
"Saya dulu nol puthul, ndak tahu apa-apa. Diajak ke Blitar, kok saya terharu lihat banyak jemaah muda-muda sampai mau menangis bersalawat bersama," terangnya.
Emi Damayanti, warga Rejomulyo, juga menggelar tikar sejak pagi untuk 'booking' tempat. "Nanti datang rombongan bersama ibu-ibu kantor. Semoga tidak hujan," harapnya.
Muhammad Soleh, salah seorang anggota Banser yang ikut mempersiapkan pengajian ini, memprediksi ada belasan ribu jemaah ST Nyell yang menghadiri pengajian nanti malam.
"Yang di dalam lapangan kemungkinan ada tiga ribu orang. Sedangkan untuk yang di luar lapangan, bisa-bisa 15 ribuan orang," sebutnya. (mg1/naz)
Editor : Mizan Ahsani