KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Semua orang pasti ingin bahagia. Baik di dunia maupun di akhirat.
Resep bahagia tidaklah rumit. Bahkan, cenderung sederhana. Hal itu disampaikan Gus Iqdam saat mengisi pengajian di Lapangan Rejomulyo, Kota Madiun, Selasa (9/1) malam lalu.
Kepada para jemaah sabilu taubah alias ST Nyell, Gus Iqdam menyebut bahwa masyarakat sekarang banyak yang lupa bersyukur.
"Mau bersyukur apa, tidak ada yang bisa disyukuri," kata Gus Iqdam, menirukan keluhan yang biasa diucapkan banyak orang.
"Bahkan rasanya, sudah lebih dari susah. Melarat pun, sudah tidak ada yang bisa dimelarati,'' sambungnya.
Perkataan seperti itu menandakan bahwa orang yang mengucapkannya tak tahu cara bersyukur. ''Orang ini nggak paham,'' kata pendakwah bernama Agus Muhammad Iqdam Kholid itu.
Padahal menurut Gus Iqdam, di dunia ini tidak ada satupun orang yang tak mendapat nikmat dari Allah. Bahkan sekecil apapun nikmat itu.
"Kalau orang mau mencari, dalam hidupnya pasti akan ada saja nikmat dari Allah. Bahkan sekecil apapun nikmat itu menurut dirinya," terangnya.
"Itulah kunci bahagia. Kalau belum bisa menemukan nikmat itu, berarti belum bisa menemukan kebahagiaan," sambung Gus Iqdam. (naz)
Editor : Mizan Ahsani