KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Debat calon presiden alias capres pada Minggu (7/1) seolah masih menyisakan bara api di kalangan para pendukung. Bahkan di Madiun Raya.
Kolom komentar di berbagai postingan terkait pemilu khususnya pilpres selalu ramai perdebatan antara para pendukung capres.
Menghadapi Pemilu 2024, Gus Iqdam punya pesan penting bagi masyarakat. Pesan itu dia sampaikan saat mengisi ceramah di Lapangan Rejomulyo, Kota Madiun, Selasa (9/1) malam.
"Semisal pilihanmu beda dengan tetanggamu, baik pilpres, pileg, atau apapun, biasa wae,'' ujar penceramah bernama lengkap Agus Muhammad Iqdam Kholid itu.
Menurut Gus Iqdam, masih jauh lebih penting menjaga persatuan dan kerukunan dibandingkan berselisih dengan tetangga atau orang terdekat soal beda pilihan di pemilu.
"Kabeh enek wayahe dewe (semua punya waktunya sendiri)," kata dia.
"Biasa saja. Jangan malah olok-olokan. Malah we ngko kemblekan banner caleg (malah nanti kamu kejatuhan banner caleg)," sambungnya.
Gus Iqdam juga menyebut, dia tak pernah mewajibkan jemaah sabilu taubah atau ST Nyell untuk memilih sosok tertentu dalam kontestasi politik.
"Aku ra tau wajibne jemaah. Pokok seng pantes ngono tok (aku tidak pernah mewajibkan jemaah. Pokoknya yang pantas saja," sebut Gus Iqdam.
"Tugase awak dewe tukang ngaji ki ndungo. Dadi ndungo wae (tugas kita sebagai tukang mengaji itu berdoa. Jadi berdoa saja," imbuhnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani