KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Alokasi pupuk subsidi untuk Kota Madiun tahun ini menurun drastis.
Sebetulnya, dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) setempat telah mengajukan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) cukup banyak.
Kebutuhan pupuk yang diusulkan meliputi 696,151 ton urea dan 629,253 ton jenis NPK untuk mencukupi lahan tanam seluas 786,31 hektare.
Namun, alokasi yang diterima para petani di Kota Madiun jauh dari harapan.
Tahun ini petani hanya mendapatkan alokasi pupuk 367,482 ton untuk urea dan 184,760 ton NPK.
Alokasi ini jelas menurun jika dibandingkan pada 2023. Ketika itu masih ada jatah untuk pupuk NPK sekitar 99 persen, sedangkan jenis urea 42 persen.
Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto tak menampik hal tersebut. Bahkan, kondisi ini terjadi di hampir seluruh daerah di Jatim.
Alokasi pupuk subsidi yang digelontorkan Kementerian Pertanian (Kementan) diratakan. Kecuali daerah penghasil lumbung padi.
‘’Ketersediaan pupuk NPK saat ini sekitar 50 persen. Sementara, alokasi pupuk urea kurang dari 50 persen (berdasarkan RDKK),’’ katanya kemarin (10/1).
Setelah mengetahui alokasi pupuk subsidi, selanjutnya DKPP bakal mengajukan surat ke Pemprov Jatim untuk permintaan penyaluran kepada 32 gabungan kelompok tani.
Hanya saja, saat ini surat yang dimaksud masih belum diteken wali kota Maidi.
‘’Sudah ada di meja pak wali. Tinggal menunggu pak wali saja. Diusahakan pada bulan ini (pupuk subsidi) sudah bisa disalurkan kepada kelompok tani,’’ harap Totok.
Alokasi pupuk subsidi tahun ini jelas tidak mencukupi kebutuhan petani dengan lahan produktif yang ada di Kota Madiun. Dampaknya, peningkatan hasil panen akan sangat sulit dicapai.
‘’Tapi, kami masih mengupayakan untuk adanya penambahan kuota agar bisa mengurangi beban petani. Apalagi, harga pupuk non-subsidi saat ini cukup mahal,’’ terang Totok. (mg1/her)
Luas Lahan Pertanian Kota Madiun
- Luas lahan menurut Kementerian ATR/BPN: 1.039 hektare
- Luas lahan menurut DKPP: 890 hektare
- Luas lahan setelah depresiasi: 888 hektare
- Lahan sawah terindikasi perkebunan: 2 hektare
- Jumlah petani: 1.231 orang
- Jumlah gapoktan: 32 kelompok
Sebaran Luas Sawah
- Kartoharjo: 377 hektare
- Manguharjo: 291 hektare
- Taman: 216 hektare
Usulan Kebutuhan Pupuk Subsidi
- Pupuk Urea: 696,151 ton
- Pupuk NPK: 629,253 ton
Alokasi Pupuk Subsidi
- Pupuk Urea: 367,482 ton
- Pupuk NPK: 184,760 ton
Sumber: DKPP Kota Madiun
Editor : Mizan Ahsani