KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Para pengguna jalan di Kota Madiun mesti waspada dengan keberadaan pohon-pohon di pinggir jalan. Sebab, beberapa pohon rawan tumbang.
Yang masuk prioritas untuk dipangkas adalah pohon tua dan pohon dengan banyak ranting.
Jika tidak segera dipangkas, ranting-ranting tersebut dikhawatirkan mudah patah dan menimpa pengendara sepeda motor atau mobil yang melintas di jalan.
Kabid Prasarana Saranan dan Utilitas, Ruang Terbuka Hijau, Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Andi Anto mengatakan, pemangkasan dilaksanakan di jalan-jalan utama tiap wilayah.
Selain di Jalan Bali yang masuk Kecamatan Kartoharjo, Senin (22/1), sebelumnya perantingan dan pemangkasan pohon sempat dilakukan di Manguharjo serta Taman.
Terlebih yang terdapat pohon-pohon rindang dan tinggi.
Menurut dia, hal itu dimaksudkan untuk meminimalkan risiko pohon tumbang, terutama saat musim hujan seperti saat ini.
‘’Sebelumnya, kami sudah melakukan pendataan. Setiap ada laporan, tim langsung turun,’’ katanya.
Pihaknya mempunyai dua tim untuk mengerjakan urusan ini. Setiap tim masing-masing beranggotakan tujuh orang.
Satu tim bertugas untuk pemangkasan pohon fasilitas umum. Sedangkan, satu tim lainnya melayani permohonan pemangkasan pohon yang dilaporkan oleh masyarakat.
Meski demikian, Andi Anto mengaku tak semua laporan masyarakat dapat langsung ditangani. Sebab, jumlah personelnya terbatas. Dia cenderung memprioritaskan penanganan yang dinilai darurat.
‘’Begitu banyaknya pengajuan permohonan dan tenaga kami yang terbatas maka antrean disesuaikan prioritas,’’ ungkapnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani