Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tampung Caleg Depresi, RSUD Kota Madiun Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Mizan Ahsani • Jumat, 26 Januari 2024 | 03:00 WIB
FASKES: RSUD Kota Madiun menyiapkan poliklinik kejiwaan bagi masyarakat umum dan caleg yang mengalami depresi karena gagal di Pemilu 2024. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
FASKES: RSUD Kota Madiun menyiapkan poliklinik kejiwaan bagi masyarakat umum dan caleg yang mengalami depresi karena gagal di Pemilu 2024. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Persaingan sengit memperebutkan kursi di parlemen berpotensi membuat caleg yang kalah akan mengalami stres hingga depresi.

Pasalnya, mereka sudah terlanjur mengeluarkan banyak duit untuk modal kampanye. Sementara hasil yang didapat tak sesuai harapan.

Nah, menghadapi masalah tersebut, pihak RSUD Kota Madiun mengaku sudah bersiap untuk menangani para caleg stres pasca kalah dalam Pemilu 2024 nanti.

‘’Mendekati pemilu, bisa jadi kami dapat memberikan layanan khusus bagi yang butuh konseling kejiwaan,’’ kata Kabid Pelayanan RSUD Kota Madiun drg Priyo Raharjo kemarin (24/1).

Poliklinik kejiwaan sempat ada di RSUD Kota Madiun. Namun, harus ditutup karena tidak adanya dokter spesialis kejiwaan.

Saat ini, poli tersebut bakal kembali dioperasikan seiring adanya tenaga kesehatan baru sekaligus mempertimbangkan banyaknya kunjungan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa.

‘’Rata-rata rujukan per hari ada sekitar 20–25 pasien,’’ ungkapnya.

Priyo mengungkapkan poliklinik kejiwaan bakal dibuka awal bulan depan.

Segala kebutuhan di poliklinik itu disiapkan. Mulai dari ruang rawat inap, obat-obatan, alat kesehatan (alkes), dan kelengkapan dokumen persyaratan administratif lainnya.

‘’Persiapan sudah 80 persen selesai. Sedangkan, untuk obat sudah ready,’’ ujarnya.

Adapun poliklinik kejiwaan bakal berdampingan dengan poli umum.

Namun, untuk ruang tunggu pasien bakal disiapkan terpisah dengan pengunjung poli lainnya. Kemudian, layanan konseling dibuka antara Senin–Kamis.

‘’Khusus antrean kami pisahkan demi kenyamanan. Mungkin pasien kejiwaan masih merasa nyaman dengan pasien lain. Tapi, kami khawatir pasien non-kejiwaan yang merasa tidak nyaman,’’ terang Priyo. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#kota madiun #rsud #layanan #poliklinik #pemilu #kejiwaan