Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Anggota Dewan Pengarah BRIN: Kemampuan Maidi Diperlukan di Mana-mana

Mizan Ahsani • Sabtu, 27 Januari 2024 | 23:00 WIB

 

TATA KOTA: Wali Kota Maidi saat menerima kabar putusan MK di sela kunjungannya di Ibu Kota Nusantara (IKN) kemarin (23/12). (WS HENDRO DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN) 
TATA KOTA: Wali Kota Maidi saat menerima kabar putusan MK di sela kunjungannya di Ibu Kota Nusantara (IKN) kemarin (23/12). (WS HENDRO DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN) 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marsudi Wahyu Kisworo ikut angkat bicara terkait minat Maidi menjadi menteri.

Menurutnya, potensi Wali Kota Madiun Maidi menempati jabatan lebih tinggi di tingkat nasional bisa saja terjadi.

‘’Kemampuan wali kota Maidi diperlukan di mana-mana. Bahkan, di tataran lebih besar (menteri, Red),’’ kata Marsudi saat dihubungi Jawa Pos Radar Madiun kemarin (26/1).

Dia cukup mengenal sosok Maidi. Sebab, dirinya menjadi konsultan Maidi merancang program smart city di Kota Madiun.

Marsudi menilai kemampuan dan kreativitas Maidi dalam memimpin suatu daerah cukup diperhitungkan.

Sederet penghargaan dan kecapakannya dalam menata Kota Madiun menjadi bukti sahih Maidi.

‘’Dari sisi kemampuan, kompetensi, hingga gelar doktoral di bidang perkotaan dengan desertasi smart city, berpotensi mengantarkan wali kota ke tataran lebih tinggi atau nasional. Beliau punya kemampuan,’’ ungkap Marsudi.

Menurutnya, membangun program kota pintar bukan perkara mudah. Tapi, Maidi ternyata dapat mewujudkan itu.

‘’Kota Madiun sekarang menjadi daya tarik. Ini bentuk kreativitas beliau (Maidi, Red),’’ ujarnya.

Seandainya memang nanti Maidi mendapatkan tawaran masuk dalam Kabinet Indonesia Maju, lantas bagaimana dengan pembangunan berkelanjutan di Kota Madiun?

Marsudi menyakini itu tidak akan menjadi persoalan besar. Asalkan, ada master plan yang sudah disusun.

‘’Tergantung masalah komitmen siapa penerusnya. Jika berkomitmen melanjutkan, saya kira tidak ada masalah di Kota Madiun,’’ ucapnya.

Marsudi mengatakan, kemajuan Kota Madiun akan terus berlanjut jika berada di tangan orang yang tepat. Sebagai contoh, Kota Surabaya.

Kemajuan Kota Pahlawan di era Tri Rismaharini senyatanya mampu dilanjutkan Eri Cahyadi. ‘’Jika master plan dijalankan, Kota Madiun 10 tahun yang akan datang bisa sangat hebat,’’ katanya.

Kendati belum ada kepastiawan tawaran menjadi menteri untuk Maidi, namun Marsudi menyakini mantan Sekda Kota Madiun itu masih sangat dicintai warganya.

‘’Kita tidak boleh egois dengan ganduli Pak Wali tidak boleh kemana-mana. Kalau tidak di tataran nasional, nanti masyarakat Indonesia tidak mendapat manfaat yang sama seperti Kota Madiun,’’ tuturnya.

Bahkan, Marsudi menilai kompetensi dan kemampuan yang dimiliki Maidi sepertinya sudah layak naik ke pusat.

‘’Sehingga, kalau beliau ada di tataran lebih tinggi mungkin akan bermanfaat lebih banyak lagi untuk masyarakat,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#menteri #Maidi #Marsudi Wahyu Kisworo #madiun #wali kota #nasional