Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bulog Digelontor 4 Ribu Ton Beras Impor, Klaim untuk Cukupi Kebutuhan Madiun Raya

Mizan Ahsani • Minggu, 28 Januari 2024 | 14:00 WIB
MELIMPAH: Petugas memeriksa stok beras di gudang Bulog Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
MELIMPAH: Petugas memeriksa stok beras di gudang Bulog Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Stok kebutuhan beras saat Ramadan–Lebaran untuk wilayah Madiun dan Ngawi mulai dipersiapkan.

Saat ini, stok beras yang berada di gudang Bulog mencapai 2.400 ton.

Jumlah tersebut bakal ditambah sekitar 4.000 ton beras impor dari Thailand, Vietnam dan Pakistan hingga akhir bulan seiring aktivitas pembongkaran.

‘’Dengan demikian, total stok yang tersedia nantinya mencapai 6.400 ton,’’ kata Pimpinan Cabang Bulog Madiun Rizal Prasija Sumaadijaya, Sabtu (27/1).

Menurutnya, jumlah itu cukup untuk menghadapi bulan Ramadan hingga Lebaran tahun ini.

Belum lagi ada penambahan seiring rencana penyaluran bantuan pangan alokasi Januari–Maret untuk kegiatan stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP).

‘’Untuk penyaluran beras SPHP selama ini dilakukan melalui outlet-outlet yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah setempat dan yang sudah bekerja sama dengan Bulog,’’ terang Rizal.

Per harinya rata-rata beras yang disalurkan mencapai 40–50 ton.

‘’Kalau dalam satu hari bervariasi. Satu hari di outlet yang bekerja sama dengan kami itu kurang lebih bisa menjual hampir satu ton beras,’’ ungkap mantan Kacab Bulog Surabaya tersebut.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan beras cadangan pemerintah sementara ini, pihaknya masih mengandalkan impor.

Namun demikian, pihaknya tetap mengupayakan beras yang diserap Bulog merupakan hasil produksi petani lokal di wilayah Madiun dan Ngawi.

Hanya saja, untuk jumlah serapannya saat ini belum terlalu besar karena masih dalam masa tanam.

‘’Estimasi kami pada Maret dan April mungkin penyerapan dalam negeri sudah bisa dilakukan secara luas,’’ jelas Rizal.

Lebih lanjut, Rizal menambahkan selain dari penugasan pemerintah melakukan penyaluran bantuan pangan dan beras SPHP, pihaknya juga menjual komoditas lain.

Di antaranya, gula, minyak goreng (migor) dan telur.

‘’Tapi, bisa kami nyatakan untuk saat ini stok beras di wilayah Bulog Madiun dan Ngawi cukup tersedia di gudang,’’ pungkasnya. (mg1/her)

Editor : Mizan Ahsani
#impor #beras #bulog #madiun #stok