KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemeliharaan keran air siap minum berpindah tangan.
Dari sebelumnya ditangani Perumda Tirta Taman Sari lantas diserahkan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun. Penyerahan dilakukan akhir Januari.
Direktur Utama Perumda Tirta Taman Sari Suyoto mengatakan, ada tiga keran air siap minum yang tersedia di Kota Madiun.
Satu di Jalan Perintis Kemerdekaan dan dua lainnya di Pahlawan Religi Center (PRC).
‘’Selanjutnya, pemeliharaan diserahkan ke disperkim,’’ katanya kemarin (2/2).
Meski begitu, pemeriksaan laboratorium untuk kandungan air tetap dilakukan pihaknya setiap bulan.
Tujuannya, untuk menjaga kualitas dan keaslian air tersebut untuk siap diminum masyarakat.
‘’Tim melakukan pengecekan setiap bulannya,’’ ujar mantan kadisnaker-KUKM itu.
Namun demikian, pantauan wartawan koran ini, tidak semua keran air siap minum yang ada sekarang beroperasi dengan baik.
Fasilitas keran air minum yang tersedia PRC misalnya. Keran yang ada di belakang kakbah saat ini sudah rusak. Lalu, keran yang ada di depan replika kakbah mampet.
Di samping menyerahkan pemeliharaan keran air siap minum ke disperkim, Perumda Tirta Taman Sari pada tahun ini mengguliarkan bantuan sosial air.
Total calon penerima manfaat bantuan tersebut ada sebanyak 910 orang. Sedangkan, tahun lalu terdapat 750 orang.
‘’Calon penerima usulan bantuan sosial air dari kelurahan itu disesuaikan berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS),’’ terang Suyoto.
Adapun bantuan subsidi air itu ditentukan berdasarkan surat keputusan (SK) wali kota dengan volume di bawah 10 meter kubik.
‘’Ketika di atas 10 meter kubik sisanya bayar sendiri dan kalau pemakaiannya melebih 10 meter kubik ke atas berarti mampu,’’ jelasnya. (mg1/her)
Sebaran keran air siap minum
- Jalan Perintis Kemerdekaan
- Belakang Kakbah (PRC)
- Depan Kakbah (PRC)
Bantuan subsidi air Pemkot Madiun
- 2023: 730 usulan
- 2024: 910 usulan