Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

19 CJH Kota Madiun Tak Lolos Istithaah, Ada yang Harus Jalani Pengobatan Penuh

Erlita H • Selasa, 6 Februari 2024 | 01:00 WIB
CHECK UP: Para calon jemaah haji asal Kota Madiun ketika menjalani pemeriksaan kesehatan istithaah beberapa hari lalu. (DISKOMINFO KOTA MADIUN)
CHECK UP: Para calon jemaah haji asal Kota Madiun ketika menjalani pemeriksaan kesehatan istithaah beberapa hari lalu. (DISKOMINFO KOTA MADIUN)

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Belasan calon jemaah haji atau CJH Kota Madiun harus bersabar. Terutama, mereka yang belum lolos tes kesehatan istithaah.

Hal itu diungkapkan Tri Wahyuning Novitasari, subkoordinator pelayanan penyakit menular dan tidak menular Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB).

‘’Ada 19 CJH asal Madiun yang perlu pengobatan,’’ kata Tri Wahyuning Novitasari, Minggu (4/2).

Ratusan CJH telah menjalani serangkaian tes kesehatan istithaah. Namun, kondisi fisik belasan di antara mereka dinyatakan belum memenuhi ketentuan.

Alhasil, mereka tak bisa melunasi biaya haji pada tahap pertama yang berakhir 12 Februari 2024.

‘’Karena diabetes, perlu pengobatan selama satu sampai dua bulan,’’ ungkap Vita, sapaan Tri Wahyuning Novitasari.

Vita mengungkapkan, belasan jemaah itu harus aktif menjaga kesehatan. Seperti, rutin minum obat serta diet gula agar kadar gula darah normal.

‘’Kondisinya akan kami evaluasi lagi sebelum akhir pelunasan periode kedua pada 26 Maret,’’ ujarnya.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Madiun Khoirul Kamami menyebutkan, 135 CJH telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih).

Sementara pelunasan tahap biometrik baru diselesaikan sembilan CJH.

‘’Biometrik bisa dilakukan sampai H-3 pemberangkatan yang kemungkinan pertengahan Mei,’’ kata Kamami.

Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun Ahmad Munir menambahkan, penting bagi seluruh CJH menjaga kesehatan.

Sebab, 95 persen dari serangkaian ibadah haji berupa kegiatan fisik. ‘’Terus berusaha, berdoa, dan tawakal kepada Allah SWT,’’ kata Munir. (mg1/den)

Data Seputar Haji Kota Madiun

Kuota rugeler haji 2024: 254 jemaah

Istithaah: 201 jemaah

Belum istithaah: 19 jemaah

Sudah biometrik: 9 jemaah

Sudah melunasi Bipih: 135 jemaah

Waktu pembayaran Bipih: 10 Januari–12 Februari (tahap pertama)

Editor : Mizan Ahsani
#haji #kota madiun #kesehatan #cjh #istithaah