KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Enam produk UMKM dari Kota Madiun akan dipasarkan di Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Berbagai produk lokal para pelaku UMKM Madiun itu terdiri dari batik, kerajinan topi, dompet dari kain goni, dan lainnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnaker-KUM) Kota Madiun Andriono Waskito Murti mengatakan, banyak produk UMKM Kota Madiun yang lolos kurasi.
Sebab, kota-kabupaten lainnya hanya sekitar tiga produk yang berhasil lolos, sementara Kota Madiun ada enam.
"Produk UMKM dikurasi karena akan ditampilkan untuk semacam pameran ya di Bandara Internasional Dhoho, Kediri," ujarnya kemarin (6/2).
Selanjutnya, produk UMKM dari Kota Madiun itu akan dipajang di stan yang ada di bandara tersebut selama enam bulan. Kemudian, dilakukan evaluasi.
"Jadi, belum sampai ke proses pemasaran," kata Andriono.
"Nanti kalau setelah enam bulan mungkin akan dievaluasi dan diberikan kesempatan bagi produk UMKM daerah lain untuk menampilkan keunggulan kotanya," sambung Andriono.
Meski begitu, Andriono mengaku bangga. Dengan dipajangnya produk-produk tersebut dapat meningkatkan kualitas UMKM Kota Madiun.
Pun, menandakan bahwa produk lokal bisa naik kelas. "Diharapkan dapat menjadi upaya promosi peningkatan pemasaran untuk dikenal masyarakat lebih luas," harapnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani