KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kereta api menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat. Termasuk pada libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek kali ini.
Secara keseluruhan, penjualan tiket keberangkatan KA tembus 124 persen.
‘’Lonjakan volume penumpang itu terjadi hari ini,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo, Rabu (7/2).
Kuswardoyo menyampaikan, lonjakan terjadi di kelas ekonomi maupun eksekutif.
Berdasarkan catatannya, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong menjadi KA dengan volume keberangkatan tertinggi. Yakni, mencapai 180 persen.
Disusul KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen (120 persen), KA Brantas relasi Blitar-Pasarsenen (116 persen), dan KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (60 persen).
‘’Sementara ini, okupansi kelas ekonomi 129 persen dan kelas eksekutif 97 persen,’’ sebutnya.
Kuswardoyo memprediksi, lonjakan bakal terus bertambah. Itu merujuk sejumlah faktor penyebab.
Seperti, masyarakat yang hendak pulang kampung menikmati libur panjang. Pun, masyarakat yang diprediksi pulang kampung terkait Pemilu 2024.
‘’Tujuan favorit arah Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Jember, dan Banyuwangi,’’ ungkapnya.
Disinggung soal ketersediaan tiket, Kuswardoyo berharap calon penumpang segera pesan.
Antisipasi tiket habis. Kalau terlanjur habis, lanjut dia, bisa memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI.
‘’Fitur ini akan menggabungkan jadwal kereta yang bersifat pesambungan KA jarak jauh. Bisa menjadi opsi bagi masyarakat yang akan menggunakan KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 7 Madiun,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Kenaikan Jumlah Penumpang Kereta Api
KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong: 180 persen
KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen: 120 persen
KA Brantas relasi Blitar-Pasarsenen: 116 persen
KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen: 60 persen
Editor : Mizan Ahsani