Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Redam Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Operasikan Wartek hingga Wacanakan Operasi Pasar

Anggiyan Bayu • Sabtu, 17 Februari 2024 | 14:15 WIB
TEKAN INFLASI: Wali Kota Madiun Maidi saat meninjau operasional Wartek di Jalan Merpati pada Selasa (13/2) lalu. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
TEKAN INFLASI: Wali Kota Madiun Maidi saat meninjau operasional Wartek di Jalan Merpati pada Selasa (13/2) lalu. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Madiun coba diredam. Salah satunya dengan kembali mengoperasikan Warung Tekan Inflasi (Wartek) di Jalan Merpati untuk mengendalikan sekaligus menstabilkan harga bahan pokok. ‘’Wartek kami buka Senin–Jumat untuk menenuhi kebutuhan masyarakat,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Sabtu (17/2/2024).

Ada empat komoditas yang dijual di Wartek. Yakni, beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur. Bahan pokok tersebut bisa didapatkan dengan harga murah. Misalnya, beras kemasan 5 kilogram (kg) dibanderol Rp 50 ribu. Lalu, minyak goreng seharga Rp 14.200 per 900 mililiter.

Kemudian, telur dijual Rp 26.500 per kilogram dan gula pasir Rp 16 ribu. ‘’Beras di pasaran dijual Rp 51 ribu per 5 kg. Nah, di Wartek dijual Rp 50 ribu. Jadi, ada subsidi Rp 1.000 untuk masyarakat,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun itu.

Kendati demikian, pembelian bahan pokok di Wartek dibatasi. Miasalnya, warga hanya diperbolehkan membeli beras maksimal 10 kg. Selain itu, identitas pembeli didata untuk mencegah pembelian berulang.

‘’Warga bisa beli lagi di sini (wartek) 7–10 hari setelah pembelian pertama. Sistem ini kami lakukan biar bahan pokok yang ada didapatkan secara merata oleh masyarakat sekaligus menghindari penimbunan atau dijual kembali,’’ papar Maidi.

Meski ada kenaikan harga, Maidi memastikan stok bahan pokok di Kota Madiun aman. Karena kondisi seperti ini telah diantisipasi sebelumnya. Apalagi, bulan depan sudah memasuki Ramadan. ‘’Jadi, tidak ada berita beras, telur, minyak goreng dan gula langka. Kami berikan penerangan ke masyarakat bahwa semua barang ada. Tidak perlu khawatir,’’ tegasnya.

Bagaimana pengawasan dan pengendalian harga bahan pokok di pasar? Maidi mengaku sudah merencanakan menggelar operasi pasar. Sistem itu nantinya akan dijalankan oleh dinas perdagangan bekerja sama dengan Perum Bulog maupun PPI. (ggi/her)

 

KOMODITAS YANG TERSEDIA DI WARTEK

Beras: Rp 50 ribu per 5 kilogram

Minyak Goreng: Rp 14.200 per 900 mililiter

Telur: Rp 26.500 per kilogram

Gula Pasir: Rp 16 ribu per kilogram

 

FLUKTUASI HARGA BAHAN POKOK

Beras: Rp 13.900 per kilogram

Minyak goreng: Rp 15.667 per liter

Telur: Rp 25.667 per kilogram

Cabai merah keriting: Rp 62.600 per kilogram

Cabai merah besar: Rp 75.600 per kilogram

Cabai rawit merah: Rp 59.300 per kilogram

Gula: Rp 16.600 per kilogram

Sumber: Siskaperbapo

Editor : Hengky Ristanto
#Maidi #kota madiun #Wartek #Pemkot Madiun