Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Raih Empat Kursi di Pemilu 2024, Perindo-Demokrat dan PDIP Berhak Dapat Jatah Pimpinan DPRD Kota Madiun

Anggiyan Bayu • Sabtu, 17 Februari 2024 | 16:15 WIB
Gedung DPRD Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Gedung DPRD Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

 

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keberuntungan menyertai sejumlah calon anggota legislatif (caleg) yang sebelumnya loncat partai pada Pemilu 2024. Didik Yulianto dan Dwi Jatmiko Agung Subroto alias Kokok Patihan misalnya. Dua politisi eks PDIP itu berhasil melenggang ke Gedung Taman Praja (sebutan kantor DPRD Kota Madiun) untuk masa periode 2024–2029.

Didik lolos dari daerah pemilihan (dapil) Kartoharjo. Sedangkan, Kokok Patihan dari dapil Manguharjo. Pada pemilihan legislatif (pileg) lima tahun lalu, Kokok dan Didik termasuk caleg yang banyak menyumbangkan suara bagi PDIP.

Bedanya, Kokok Patihan sempat terpilih sebelum akhirnya mundur sebagai anggota DPRD Kota Madiun pada awal Oktober 2023 lalu dan memilih berbagung dengan Perindo. Sedangkan, Didik gagal bercokol di Gedung Taman Praja lantaran kalah bersaing dengan caleg PDIP lainnya, Ihsan Abdurrahman Siddiq.

Pengamat politik dari Lembaga Masyarakat Transparansi Madiun Kokok Heru Purwoko mengatakan, kepindahan mereka ke partai lain secara tidak langsung menggerus suara sekaligus perolehan kursi PDIP pada pemilu tahun ini.

Sebelumnya, partai berlambang banteng moncong putih tersebut mendapatkan enam kursi pada pileg 2019. Sementara, tahun ini diprediksi hanya memperoleh empat kursi. ‘’Tapi, (PDIP) tetap berhak mendapatkan kursi pimpinan DPRD bersama dengan Perindo dan Demokrat,’’ katanya, Sabtu (17/2024).

Selain Kokok Patihan dan Didik, Kokok memprediksi ada sejumlah nama lain yang juga terpilih kendati sempat pindah partai politik (parpol) pada Pemilu 2024.

Menurutnya, hal tersebut membuktikan keahlian mereka dalam berpolitik dan pintar dalam mengatur logistik pencalonan. ‘’Ini menunjukkan bahwa pileg 2024 cukup menarik,’’ ujar mantan Ketua Bawaslu Kota Madiun periode 2018–2023 itu.

Menariknya lagi, komposisi raihan kursi partai di DPRD berpotensi berubah. Ada beberapa wajah baru yang akan masuk parlemen. Dan, sejumlah anggota dewan petahana yang terpental untuk periode lima tahun mendatang.

Dia tunjuk contoh PAN dan PPP. Subiantara yang merupakan caleg incumbent sekaligus ketua DPD PAN harus kehilangan kursinya di DPRD.

Begitu juga dengan PPP yang gagal meloloskan wakilnya ke Taman Praja. Yunita Aliya Wijayani yang sempat dua periode terpilih sebagai anggota DPRD dari partai berlambang Kakbah itu dipastikan gagal pada pileg tahun ini.

Baca Juga: Hasil Hitung Cepat Pileg Kota Madiun 2024 Versi MTM, Berikut Daftar Partai yang Lolos Taman Praja

Kokok membeberkan kursi DPRD Kota Madiun bakal dikuasai Perindo, PDIP, Demokrat, PSI dan PKS. Sebab, mereka berhasil meloloskan masing-masing empat calegnya ke parlemen. Sementara, Golkar dan PKB meraih tiga kursi.

Kemudian, Gerindra dan Nasdem sama-sama mendapatkan dua kursi. ‘’Ada partai yang kursinya bertambah, berkurang, dan tetap. Bahkan, ada yang gagal mendapatkan kursi kembali tahun ini. Seperti PAN dan PPP,’’ ungkap pria yang pernah menjadi anggota KPUD Kota Madiun tersebut.

Kendati PDIP, PSI, PKS dan Demokrat mendapatkan masing-masing empat kursi, tapi perolehan suara mereka kalah dengan Golkar dan PKB yang hanya meriah tiga kursi.

Ya, sesuai hasil penghitungan sementara, perolehan suara Golkar tembus 14.214. Sedangkan, PKB meraup 13.312 suara. ‘’Perolehan suara terbanyak didapat Perindo. Nantinya, mereka berhak mendapatkan jatah kursi ketua DPRD,’’ tandas Kokok. (ggi/her)

 

HASIL HITUNG CEPAT PILEG 2024

SEBARAN PEROLEHAN KURSI DPRD KOTA MADIUN

Perindo: 4 kursi

PDIP: 4 kursi

Demokrat: 4 kursi

PKS: 4 kursi

PSI: 4 kursi

Golkar: 3 kursi

PKB: 3 kursi

Gerindra: 2 kursi

Nasdem: 2 kursi

Noted: Diolah dari berbagai sumber

 

Editor : Hengky Ristanto
#pdip #perindo #kota madiun #Pemilu 2024 #dprd kota madiun #Demokrat