KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan zaman, literasi digital dinilai perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak bangku sekolah.
Nah, hal tersebut terus diupayakan Pemkot Madiun bersama dengan TP PKK setempat sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, meski perkembangan teknologi saat ini sangat penting untuk dipelajari, tapi juga berpotensi menimbulkan hal negatif bagi pertumbuhan anak-anak. Misalnya, jika anak kecanduan teknologi, dunia bermain mereka akan hilang.
‘’Handphone hanya untuk mainan saja dan sebagainya. Ini harus ada batas-batasnya,’’ ujarnya di GCIO kemarin (15/2).
Karena itu, menurutnya, peran orang tua sangat diperlukan dalam hal ini. Mereka diminta untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak kecanduan.
‘’Jadi, orang tua harus bisa membagi waktu kapan anak mereka bermain, sekolah, dan belajar,’’ ungkap Maidi.
Saat ini, kata Maidi, sebagai salah satu daerah yang menerapkan program smart city memang diperlukan pembelajaran teknologi sejak dini. Misalnya, dalam kegiatan belajar dan mengajar (KBM) anak-anak SD harus sudah bisa mengoperasikan laptop dan belajar secara digital.
‘’Jadi, orang tua harus lebih memperhatikan pendidikan dan perkembangan anaknya. Kalau anaknya berhasil tentu itu merupakan cerminan kerja keras orang tuanya,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun tersebut. (mg1/her/*)
Editor : Hengky Ristanto