Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Maidi Ungkap Kisi-Kisi Cawawali yang Bakal Jadi Pendampingnya di Pilkada Kota Madiun 2024

Erlita H • Minggu, 25 Februari 2024 | 21:15 WIB

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peta persebaran kursi DPRD Kota Madiun masa periode 2024–2029 sudah tampak. Komposisi itu diketahui berdasarkan perolehan suara calon anggota legislatif (caleg) dan partai politik (parpol) yang ikut berkontestasi pada Pemilu 2024.

PILIHAN RAKYAT: Maidi bersama dengan Yuni Setyowati, istrinya usai pelantikan wali kota, wawali dan ketua TPP PKK Kota Madiun pada 29 April 2019 lalu. (WS HENDRO/RADAR MADIUN)
PILIHAN RAKYAT: Maidi bersama dengan Yuni Setyowati, istrinya usai pelantikan wali kota, wawali dan ketua TPP PKK Kota Madiun pada 29 April 2019 lalu. (WS HENDRO/RADAR MADIUN)

Perindo sementara menempati pole teratas sebagai parpol peraih suara terbanyak mengungguli Golkar, PKB, Demokrat dan PDIP. Namun demikian, perolehan kursi Perindo identik dengan PKS, PSI, Demokrat serta PDIP. Yaitu, sama-sama empat.

Wali Kota Madiun Maidi yang ditanya soal kaitan rencananya macung kembali sebagai kepala daerah untuk kali kedua dengan hasil sementara pemilihan legislatif (pileg) tersebut belum memberikan jawaban gamblang.

Yang jelas, dia menyatakan kesiapannya untuk kembali turun bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Bahkan, mantan Sekda Kota Madiun itu memberikan kisi-kisi siapa bakal calon wakil wali kota (bacawawali) yang kemungkinan akan digandengnya.

‘’Anak muda lah. Maksudnya, saya kan (usia) tua. Kalau saya menggandeng orang tua seusia saya, generasi ke depan tidak akan maju,’’ kata Maidi, Minggu (25/2/2024).

Dalam menentukan pendamping, menurutnya, harus melalui pertimbangan secara matang. Karena itu, harus dipilih calon pemimpin selanjutnya yang diyakini benar-benar terbaik dan visioner. ‘’(anak muda) yang berwawasan tinggi dan tidak baperan,’’ ujarnya.

Selain itu, lanjut Maidi, kriteria lain bacawawali idamannya harus menguasai ilmu pengetahuan. Sebab, menurutnya, ilmu yang dimiliki nanti dapat dipakai untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat dan pemkot.

Di samping itu, pengalaman dalam berpolitik dan bidang lainnya juga dianggap Maidi penting sebagai bacawawali pendampingnya.

‘’Dia (bacawawali) harus memiliki pengalaman dan punya ilmu. Tapi, kalau dia tidak punya pengalaman, nanti saya bantu didik untuk mendapatkan pengalaman. Kalau dia punya ilmu, ilmu itu bisa diterapkan nanti,’’ terangnya.

Ingin macung lewat partai mana? Maidi tidak menjawab secara eksplisit. Dia hanya mengatakan partai mana saja yang mau meminangnya. Dia menyakini survei elektabilitasnya yang sudah bagus saat ini tidak akan kesulitan mendapatkan “kendaraan” untuk macung.

Tapi, Maidi menggarisbawahi semua partai harus ikut membantu membangun Kota Madiun ke depannya.

‘’Dengan (hasil) elektabilitas seperti ini, (partai yang selama ini) mengusung dan mendukung saya sudah ikut membantu membangun Kota Madiun. Tapi, sekali lagi, saat ini (pascapemilu) hasilnya belum tahu,’’ pungkasnya. (mg1/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pilkada #Maidi #kota madiun #cawawali