KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Gerak naik inflasi di Kota Madiun coba ditekan. Sejumlah upaya dilakukan pemkot. Seperti operasi pasar keliling dengan sasaran tertentu.
''Operasi pasar untuk PKL (pedagang kaki lima),'' kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rosidi, Selasa (27/2/2024).
Ansar menyebutkan, ada empat komoditas bahan pokok disediakan. Yakni, beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), minyak goreng, gula, dan telur.
Soal lokasi, titik-titik dengan banyak PKL yang dipilih. Seperti Bundaran Taman, Alun-alun Kota Madiun, kawasan Rimba Darma, dan Taman Olahraga Gulun. ''Tempat-tempat itu sudah menjadi perwakilan tiga kecamatan yang ada di Kota Madiun,'' ungkapnya.
Terkait stok bahan pokok yang disediakan, dia mengungkapkan bahwa hal itu disesuaikan kebutuhan dan jumlah PKL. Misal, di Taman Olahraga Gulun pihaknya bakal menyiapkan bahan pokok untuk 150 PKL. ''Di kawasan Rimba Darma ada sekitar 110 PKL,'' sebutnya.
Operasi pasar keliling mulai dilakukan belakangan ini. Bertepatan momen menjelang Ramadan. Yang mana, harga sejumlah bahan pokok acap merangkak naik di saat seperti sekarang ini. ''Akan dilakukan sampai Lebaran, Idul Fitri,'' ujar Ansar.
Khusus beras SPHP, Ansar mengklaim stok untuk Kota Madiun cukup. Dia tak ingin ada aksi borong. melarang aksi borong. “Jangan sampai SPHP dijual ke daerah lain di luar harga yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto