KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Antusiasme warga Kota Madiun dalam menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2024 lalu ternyata begitu tinggi. Bahkan, KPU setempat mengklaim tingkat partisipasinya tembus 82,3 persen.
‘’Ini sesuai dari target yang dipatok oleh KPU RI di angka 80 persen,’’ kata Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Madiun Rokhani Hidayat, Senin (4/3/2024).
Tingkat partisipasi Pemilu 2024 juga dipastikan meningkatkan jika dibandingkan pada Pemilu 2019 lalu. Saat itu, partisipasi pemilih hanya 81 persen.
Meskipun demikian, pada pemilu kali menunjukkan bahwa warga Kota Madiun yang tidak menggunakan hak pilihnya di TPS berada di kisaran angka 17,7 persen.
Rokhani berdalih sebagian angka tersebut diperoleh karena ada yang meninggal dunia, pindah domisili hingga pemilih apatis alias tak peduli dengan pemilu.
‘’Ada juga pemilih yang pindah domisili, namun tidak menyampaikan kepindahan mereka juga menjadi salah satu faktornya,’’ terangnya.
Menurut dia, tingginya angka partisipasi pemilih ini menunjukan tingkat kesadaran masyarakat Kota Madiun untuk menggunakan hak pilihnya cukup tinggi.
Selain itu, diperkirakan karena antusiasme masyarakat yang besar dalam menyambut pemimpin baru dalam pilpres.
‘’Selain itu, sebelum pencoblosan, KPU rutin menggelar sosialisasi yang menyasar seluruh elemen masyarakat. Kami selalu menyampaikan pentingnya hak pilih,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto