Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hanya untuk Warga Kota Madiun, Maidi Sebut Wartek Inflasi Bakal Beroperasi selama Ramadan

Anggiyan Bayu • Rabu, 6 Maret 2024 | 19:15 WIB

 

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kebutuhan masyarakat Kota Madiun akan bahan pokok menjelang Ramadan melambung tinggi. Kondisi itu berpotensi mengerek inflasi dan harga sejumlah komoditas bahan pokok.

MONEV: Wartek Inflasi di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Manguharjo. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
MONEV: Wartek Inflasi di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Manguharjo. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

‘’Wartek Inflasi buka terus. Kebutuhan pangan masyarakat kami upayakan terus tercukupi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Rabu (6/3/2024).

Selama itu, pemkot menggandeng Perum Bulog untuk menyuplai stok bahan pokok di dua gerai Wartek Inflasi di Jalan Merpati dan kantor dinas perdagangan setempat.

Selain itu, juga di Gerakan Pangan Murah di kantor cabang Bulog Madiun serta Makorem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ). ‘’Wartek menjual beras SPHP Rp 51 ribu per kemasan 5 kilogram. Di samping itu, juga ada minyak goreng dan telur,’’ ungkap Maidi.

Maidi memastikan warganya tidak akan kesulitan mencukupi kebutuhan pangan saat Ramadan. Karena monitoring dan evaluasi (monev) stok dan ketersediaan bahan pokok di pasar dilakukan rutin. ‘’Insya Allah tidak ada kesulitan. Semua ada dan aman,’’ ujarnya. (ggi/her)

 

KOMODITAS YANG DIJUAL BULOG

BerasKita                    : Rp 69.500 per 5 kilogram

Setra Ramos                : Rp 69.500 per 5 kilogram

Fortivit                        : Rp 17.000 per kilogram

TerigukKita                 : Rp 13.000 per kilogram

Minya Goreng Kita     : Rp 15.800 per liter

Rizki                            : Rp 14.800 per 900 mililiter

ManisKita                   : Rp 16.000 per kilogram

Raja Gula                    : Rp 800.000 per 50 kilogram

Khusus Periode Maret. Harga sewaktu-waktu dapat berubah.

Editor : Hengky Ristanto
#wartek inflasi madiun #Maidi #kota madiun #ramadan