Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Koordinator LSM WKR Sebut PBC Punya Peran Besar di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kota Madiun

Anggiyan Bayu • Jumat, 15 Maret 2024 | 03:54 WIB

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan Pahlawan Business Center (PBC) Kota Madiun ramai diperbincangkan kalangan masyarakat. Tak lain, ihwal azas kebermanfaatan fasilitas yang berlokasi di bekas Lapangan Pelti, Jalan Pahlawan. Kali ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Kedaulatan Rakyat (WKR) ikut berkomentar.

Pahlawan Business Center Kota Madiun
Pahlawan Business Center Kota Madiun

‘’Saya mengamati banyak pihak yang berkomentar terkait PBC. Namun sayangnya komentar hanya sekadar opini tanpa diiringi data terkait PBC,’’ ungkap Budi Santoso, Koordinator LSM WKR, Jumat (15/3/2024).

Budi menyayangkan pihak yang berbondong-bondong menyoroti PBC. Namun, mayoritas berkomentar negatif ketimbang sisi positifnya. Jika mengupas data, PBC memiliki peran besar di sektor pariwisata dan ekonomi.

Penyelenggaraan event, misalnya. Ada belasan event yang terselenggara di PBC sejak akhir tahun lalu. Di antaranya, Kirab Pemilu 2024 yang digelar komisi pemilihan umum (KPU), Grand Final Pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Kota Madiun, hingga Senam SKJ Panglima TNI.

‘’Saya mencatat ada banyak event digelar di situ (PBC). Dengan event-event itu secara otomatis membangkitkan ekonomi masyarakat setempat,’’ ungkapnya. ‘’Jadi, kalau ditanya kebermanfaataannya sudah jelas bermanfaat. Kalau komentar sekadar opini tanpa didukung data sama saja nyinyir,’’ ucap Budi.

Budi menilai pemkot pasti mafhum betul terkait perencanaan, pelaksanaan hingga manfaat pembangunan PBC. Jadi, bukan serampangan membangun tanpa arah manfaat yang jelas.

Apalagi, pemkot juga menggandeng aparat penegak hukum (APH) hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam setiap proyek strategis yang digarap. ‘’Jika ada yang salah dalam prosesnya, pasti APH dan KPK tahu. Tapi, hingga kini tidak ada yang menjadi soal,’’ tegasnya.

Di samping itu, lanjut Budi, KPK merilis data Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) 2023 Kota Madiun dengan hasil yang baik. Untuk SPI, berada di angka 81,86. Sedangkan MCP mendapat nilai nyaris sempurna. Yakni, 92,24.

‘’Saya tegaskan, tidak semua pemda (pemerintah daerah) yang berani terintegrasi dengan KPK. Kalau nilainya sudah bagus, apa yang dipersoalkan,’’ ujarnya.

Dia mengapresiasi masyarakat yang bersedia memberikan kritik bagi pemkot. Namun, sekali lagi, dia berharap masyarakat kritis berdasarkan data. Atau bukan sekadar opini. Bahkan, hanya omong kosong belaka.

‘’Ayo kita mengkritisi dengan data, jangan dengan opini. Kalau hanya opini tanpa data bisa jadi menyesatkan publik,’’ ajak Budi. (ggi/her)

 

Editor : Hengky Ristanto
#WKR #kota madiun #pbc