KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Nilai-nilai keagamaan siswa SD dan SMP di Kota Madiun terus didongkrak. Berbagai upaya dilakukan demi generasi berbudi luhur. Seperti yang dilakukan Pemkot Madiun selama bulan puasa ini.
''Diberlakukan program religi khusus Ramadan, 1.000 khatam Alquran dan Pondok Ramadan,'' kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati, Sabtu (16/3/2024).
Giat dilaksanakan di dua tempat. Pondok Ramadan di pondok lansia dengan peserta 150 siswa SD dan SMP serta tenaga pendidik. Sementara 1.000 khatan Alquran di Pondok Abi Bahrun Madunatul Jannah. Pesertanya sekitar 350 sampai 400 anak dan tenaga pendidik.
Progam 1.000 khatam Alquran sudah dilakukan empat tahun terakhir ini. Sementara pondok Ramadan baru pertama kali ini. Kegiatan itu dilakukan mulai kemarin sampai 5 April.
"Target 1.000 khatam Alquran selalu terpenuhi, tidak terpenuhi satu kali saat pandemi,'' tambahnya.
Dua kegiatan ini akan dilakukan agar pendidikan di Kota Madiun maju mendunia. Bukan Cuma akademi, tapi juga religius. Karakter anak harus diutamakan.
''Semua tenaga pendidik yang melaksanakan kegiatan ini akan mengantarkan kesuksesan anak-anak dengan mengoptimalkan kegiatan 1.000 khatam Alquran dan Pondok Ramadaan,'' kata Wali Kota Maidi.
Sekadar diketahui, Abi Bahrun merupakan nama bapak dari Maidi. Pondok itu dia persembahkan untuk orang tuanya. Ya, Maidi ingin mewujudkan cita-cita orang tua memiliki masjid dan santri. ''Pondok itulah yang nantinya akan meneruskan cita-cita ayah saya,'' sambungnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto