Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

63 Warga Kota Madiun Pemohon Sambungan Air Gratis Dicoret, Pemasangan Dimulai September Tahun Ini 

Anggiyan Bayu • Minggu, 17 Maret 2024 | 22:08 WIB
AIR BERSIH: Pemerintah pusat bakal memasang sambungan air gratis untuk ratusan rumah tangga di Kota Madiun tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
AIR BERSIH: Pemerintah pusat bakal memasang sambungan air gratis untuk ratusan rumah tangga di Kota Madiun tahun ini. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak semua warga Kota Pendekar yang mengajukan permohonan sambungan air bersih gratis tahun ini disetujui. Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun terpaksa mencoret sebagian pemohon karena dianggap tak memenuhi syarat.

‘’Dari total 298, hanya 235 pengajuan yang lolos syarat. Sisanya atau 63 pengajuan tidak memenuhi syarat,’’ ungkap Dirut Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun Suyoto, Minggu (17/3/2024).

Ada beberapa faktor yang menyebabkan puluhan pemohon tersebut ditolak. Di antaranya, pemasangan sambungan air bertempat di lahan kosong dan berada di fasilitas umum (fasum).

Padahal, ketentuan instruksi presiden (inpres) disebutkan bahwa pemasangan sambungan air bersih itu diperuntukkan khusus rumah tangga.

‘’Terkait pemutihan pelanggan non-aktif itu juga dikoreksi pusat. Pengajuan pemutihan menjadi tidak memenuhi syarat dan terpaksa kami coret,’’ terang mantan kadisnaker itu.

Suyoto mengaku minat masyarakat mengajukan permohonan sambungan gratis cukup tinggi. Sebab, mereka bisa menghemat pengeluaran. Karena untuk pasang baru menelan biaya sebesar Rp 900 ribu.

Itu pun jika panjang pipa distribusi air tidak lebih dari empat meter dari titik pemasangan. Jika lebih, tentu dikenakan biaya tambahan. ‘’Pendaftaran pemasangan sambungan gratis sudah ditutup akhir Januari lalu,’’ ungkapnya.

Untuk pengajuan yang telah lolos syarat, lanjut dia, bakal segera diproses. Rencananya, pemasangan sambungan baru bisa mulai September mendatang.

Sementara, soal kapan target pemasangan itu selesai pihaknya tak bisa memastikan. ‘’Ini program pusat. Sesuai jadwal memang begitu (September, Red). Silakan ditunggu,’’ ujar Suyoto.

Lebih lanjut, Suyoto menyatakan cakupan akses kebutuhan air perumda saat ini sudah merata. Bahkan, nyaris 100 persen.

Meski begitu, ada sebagian titik yang belum terjangkau. Terutama di kawasan perumahan baru. ‘’Ya, saat ini cakupannya sudah tinggi,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #Perumda Tirta Taman Sari