KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dukungan politik kepada Maidi dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Madiun terus mengalir.
Terbaru, PKB menyatakan kesiapannya untuk kembali mengusung Maidi.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Kota Madiun Ngedi Trisno Yhusianto saat menggelar reses pada Selasa (19/3) lalu.
Pihaknya sudah mantab dengan keputusan tersebut. Pun, telah disampaikan secara lisan kepada DPW dan DPP PKB.
Dengan demikian, DPC tinggal menunggu surat rekomendasi resmi dari DPP terkait wacana mengusung Maidi.
‘’Kami masih belum bicara dengan induk partai (DPP). Baru nanti tanggal 31 (Maret),’’ kata Ngedi.
Dia menilai Maidi merupakan pemimpin yang cakap. Hal itu dibuktikan dengan hasil pembangunan di Kota Madiun selama lima tahun terakhir yang cukup pesat.
‘’Kalau sudah 10 tahun (Maidi menjabat wali kota dua periode) kan sudah klop. Jadi, sistemnya dapat,’’ ungkapnya.
Pada pilkada 2018 lalu, PKB ikut mengusung Maidi bersama dengan Demokrat, PDIP, PAN, dan PPP.
Sementara pada pemilihan wali kota (pilwali) tahun ini, PKB bakal berkoalisi dengan PSI dan Demokrat yang sudah lebih dulu menyatakan dukungannya kepada Maidi.
Namun demikian, Ngedi mengaku terkait komunikasi dengan partai politik (parpol) lain yang satu gerbong mendukung Maidi bakal dikoordinasikan di kemudian hari.
Sebab, tahapan pilkada serentak masih cukup panjang. ‘’Kalau itu komunikasi partai nanti lah,’’ ucapnya.
Begitu juga dengan nama bakal calon wakil wali (bacawawali) pendamping Maidi, Ngedi belum bisa memberikan jawaban sampai saat ini.
Yang jelas, PKB hanya mengusung Maidi seorang. Soal siapa kandidat bacawawali, Ngedi mengatakan akan dibahas lebih lanjut dengan Maidi dan koalisi parpol.
‘’Kami belum melihat (siapa kandidat) bacawawali. Intinya, bacawawali harus bisa seiring. Artinya, ya kalau diajak ngomong itu jangan sampai terlalu jauh,’’ terang Ngedi. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani