KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Momentum mudik Lebaran masih hitungan pekan.
Meski begitu, ketersediaan tiket kereta api alias KA untuk keberangkatan 31 Maret sampai 21 April dari Stasiun Madiun semakin menipis.
Per 19 Maret lalu, hanya tersisa 10.458 lembar. ‘'Sebanyak 84 persen tiket masa angkutan Lebaran sudah habis,'' Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo, Jumat (22/3).
Tiket masa angkutan Lebaran tersisa 16 persen dari penyediaan total 66.792 lembar.
Terjual 56.334 lembar. Puluhan ribu tiket terjual itu untuk lima perjalanan KA. Yang ludes, tiket KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong.
‘’Dari total tiket terjual, sebanyak 33.529 calon penumpang berangkat di stasiun wilayah Daop 7,’’ ungkap Kuswardoyo.
Jumlah tiket terjual bakal terus bertambah. Bukan tidak mungkin tiket benar-benar ludes mendekati momen mudik Lebaran nanti.
‘’Data masih bersifat sementara, penjualan tiket masih terus berlangsung,’’ ujarnya.
Kuswardoyo mengimbau calon penumpang untuk segera merencanakan perjalanan mudik jauh-jauh hari agar kebagian tiket.
Menurutnya, kurva penjualan bakal semakin tinggi mendekati arus mudik nanti. ‘’Saat ini tiket KA masa angkutan Lebaran masih tersedia,’’ ucapnya.
Terkait masa angkutan Lebaran, KAI menyiagakan sejumlah petugas ekstra. Mulai pemeriksa jalur, penjaga pintu perlintasan, dan posko daerah.
Strategi manajemen krisis bertajuk alat material untuk siaga alias AMUS telah disiapkan.
‘’Tujuannya, jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani