KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Potensi perilaku curang dengan ambil kesempatan dalam kesempitan di momen Labaran coba ditekan. Seperti tindakan penimbunan.
Baik terhadap bahan pangan maupun kebutuhan lain. ''Penimbunan dilarang, gudang-gudang persediaan akan saya cek,'' kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (29/3/2024).
Potensi penimbunan komoditas pangan bakal mendapat perhatian lebih. Itu mengingat kemungkinan untung yang diraup pelaku. Pun, luasnya dampak negatif bagi masyarakat.
Penimbunan barang merugikan konsumen. ''Masyarakat bawah, maaf, jangan sampai kesulitan mencari barang,'' tutur Maidi.
Ketegasan pemkot di bulan puasa dan menjelang Lebaran itu juga untuk menekan inflasi. Menurut Maidi, masyarakat tidak kelewat konsumtif. Pun, berhemat sebagai dukungan menurunkan inflasi.
''Bila perlu, makan agak dikurangi biar sehat, biar tidak kena gula maupun hipertensi,'' selorohnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Aziz menyampaikan, Ramadan berkaitan erat dengan inflasi.
Tingkat konsumtif masyarakat meningkat karena beberapa sebab. Termasuk adanya THR. ''Momen seperti sekarang ini, harus mewaspadai peningkatan inflasi,'' ujarnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto