Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Operasi Ketupat Semeru 2024 di Kota Madiun, Ratusan Personel Antisipasi Potensi Kerawanan saat Lebaran

Anggiyan Bayu • Minggu, 31 Maret 2024 | 19:50 WIB
MOMEN IDUL FITRI: OKS 2024 bakal berlangsung mulai 4-16 April 2024 mendatang. (WS HENDRO FOR JAWA POS RADAR MADIUN)
MOMEN IDUL FITRI: OKS 2024 bakal berlangsung mulai 4-16 April 2024 mendatang. (WS HENDRO FOR JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Skenario keamanan dan keselamatan arus mudik-balik Lebaran mulai ditulis. Itu seiring rapat koordinasi (rakor) persiapan Operasi Ketupat Semeru (OKS) 2024 di Polres Madiun Kota pada Selasa (26/3).

Yang mana, OKS bakal digelar 4-16 April mendatang. ‘’Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Khususnya para pemudik di Kota Madiun,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto, Minggu (31/3/2024).

Kapolres menjelaskan, operasi dengan fokus utama keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini melibatkan 346 personel gabungan. Terdiri dari unsur TNI-Polri, satpol PP, dinas perhubungan, dinas kesehatan, serta BPBD.

Mereka bakal berpatroli dan berjaga di sejumlah pos pelayanan (posyan) dan pos pengamanan (pospam). ‘’Tidak hanya arus mudik, kami juga mengantisipasi arus balik,’’ ujar Agus.

Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas (lalin) di Kota Madiun berpotensi terjadi sepanjang libur Lebaran. Selain mobilitas pemudik, kunjungan wisatawan juga diprediksi meningkat. Tak pelak, potensi gangguan kelancaran arus lalin patut diantisipasi. ‘’Segala potensi kami antisipasi semua. Termasuk jalur rawan,’’ tegas Agus.

Dia mengungkapkan, ada beberapa titik rawan kepadatan arus lalin. Di antaranya, exit tol Dumpil, Terminal Purboyo Madiun, Stasiun Madiun, dan pusat perbelanjaan. ‘’Semua upaya kami lakukan demi mudik yang berkesan bagi masyarakat,’’ tutur Agus.

Tak hanya OKS, lanjut kapolres, kepolisian juga melaksanakan operasi cipta kondisi atau kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama pra maupun pasca Lebaran.

Tujuannya, memelihara kamtibmas dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat). ‘’Sebagai upaya preemtif, preventif, dan represif, untuk mencegah tindak kejahatan,’’ pungkasnya. (ggi/den)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #operasi ketupat semeru #lebaran #Polres Madiun Kota