KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Berbagai inovasi pelayanan publik coba dicetuskan oleh Pemkot Madiun. Salah satunya, dengan menggelar kompetisi inovasi pelayanan publik alias Si Nova Ayu bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, sekolah, kecamatan dan kelurahan.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Madiun Sulistanti Purwaningtyastuti mengatakan, proses seleksinya dimulai dari 99 inovasi yang masuk. Setelah itu, dilakukan diseleksi hingga menghasilkan top 22 proposal inovasi pelayanan publik sebelum akhirnya dinilai untuk diambil enam terbaik.
‘’Kami akan melakukan pendampingan secara keberlanjutan dalam penyusunan proposal. Sehingga mereka siap untuk berkompetisi baik di tingkat nasional maupun regional,’’ katanya.
Lebih lanjut, Tanti menjelaskan saat dilakukan penilaian top 22 proposal inovasi publik tersebut terdapat beberapa kategori pelayanan yang ditentukan. Di antaranya, kategori pelayanan sosial; adminitrasi; dan kesehatan.
Sedangkan nilai komponennya terdiri dari kebaruan, kemudian signifikansi terhadap penerapan inovasi yang bisa diadaptasi dan direplikasi.
‘’Harapan kami tentu banyak inovasi yang bisa didapatkan dari kompetisi ini. Sehingga, kami punya banyak inovasi-inovasi yang malah dapat mempercepat sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik kita,’’ terang mantan kabag pengadaan barang/jasa dan administrasi pembangunan itu.
Terpisah, wali kota Maidi menjanjikan bagi inovasi yang bisa menjuarai tingkat nasional bakal dihadiahi mobil dinas (mobdin) atau operasional. (mg1/her)
Editor : Hengky Ristanto